BIMA, Reportasebima.com
Program Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 Kodim 1608/Bima resmi dimulai di Desa Sondo, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, dengan sasaran utama pembukaan jalan tani sepanjang 750 meter. Kehadiran personel TNI dalam program ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang secara aktif terlibat dalam kegiatan gotong royong.
Kegiatan Pra TMMD dimulai pada Sabtu (31/1/2026) dan berlangsung sejak pukul 07.30 Wita hingga 17.15 Wita. Pelaksanaan di lapangan dipimpin langsung oleh Danramil 1608-07/Monta, Mayor Cke Ade, bersama personel Koramil 1608-07/Monta.
Pembukaan jalan tani tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-127 yang bertujuan menunjang akses pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Pada hari pertama pelaksanaan, progres pekerjaan meliputi penimbunan tanah sebanyak 28 dam truk, dengan panjang jalan yang telah dikerjakan mencapai 26 meter, lebar 4 meter, dan capaian hasil kerja sekitar 7 persen. Meski dihadapkan pada kondisi cuaca hujan gerimis, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel TNI dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan.
Sejak dimulainya Pra TMMD pada 30 Januari 2026, partisipasi masyarakat Desa Sondo terlihat sangat tinggi. Warga secara sukarela terlibat langsung dalam pengangkutan material, pembersihan lokasi, hingga pengerjaan jalan tani bersama personel Satgas TMMD. Semangat gotong royong ini menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan desa.
Salah seorang warga Desa Sondo, HM. Jafar (65), mengaku sangat bersyukur dengan adanya program TMMD di desanya. Menurutnya, pembangunan jalan tani merupakan kebutuhan mendesak bagi para petani.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya TMMD ini. Jalan tani yang dibangun sangat penting bagi kami untuk mengangkut hasil pertanian,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1608/Bima selaku Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menjelaskan bahwa pelaksanaan Pra TMMD bertujuan untuk mempercepat pekerjaan fisik sebelum TMMD resmi dibuka.
“Pembukaan jalan tani ini sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian warga. Melalui TMMD, kami ingin menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan, TMMD bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan.
Hingga saat ini, pelaksanaan Pra TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima di Desa Sondo, Kecamatan Monta, berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat yang terus menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap tahapan kegiatan.
Penulis/Editor : Nasaruddin
Foto/Editing. : Rizal