Reportase Bima

Terbaru

Kota Bima

Kabupaten Bima

Ad Placement

Pemerintah

Puisi profil

Kamis, 25 Juni 2026

DPRD Kota Bima Terima Aspirasi Aliansi Kemarahan Rakyat Bima Desak Evaluasi MBG



Kota Bima, Reportasebima.com
– DPRD Kota Bima menerima penyampaian aspirasi dari massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Rakyat Bima di halaman Kantor DPRD Kota Bima. Aspirasi tersebut diterima oleh Perwakilan Komisi III DPRD Kota Bima, Amir Syarifuddin, S.HI, didampingi oleh Sekretaris DPRD Kota Bima, Ihya Ghazali, S.Sos., M.M.

Aksi penyampaian aspirasi berlangsung dengan tertib dan kondusif. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan isu nasional maupun daerah, mulai dari program kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga persoalan ekonomi dan penegakan hukum.

Beberapa tuntutan yang disampaikan antara lain evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), evaluasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pengaktifan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), penanganan persoalan distribusi LPG 3 Kg, evaluasi pelayanan kesehatan, perbaikan sarana pendidikan, hingga berbagai isu strategis lainnya yang dianggap berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Mewakili DPRD Kota Bima, Amir Syarifuddin menyampaikan apresiasi kepada massa aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Ia menegaskan bahwa DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat memiliki komitmen untuk mendengarkan, menampung, serta memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

"DPRD Kota Bima menghormati kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami catat, pelajari, dan tindak lanjuti sesuai dengan mekanisme dan kewenangan yang berlaku," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa beberapa tuntutan yang disampaikan berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat dan regulasi nasional, sehingga DPRD akan meneruskan aspirasi tersebut kepada pihak-pihak yang berwenang. Sementara untuk persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, DPRD akan melakukan koordinasi dan pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah daerah serta instansi terkait.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Bima, Ihya Ghazali, menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan didokumentasikan dan menjadi bagian dari bahan pembahasan DPRD sesuai prosedur yang berlaku. Ia berharap komunikasi yang baik antara masyarakat dan lembaga legislatif dapat terus terjalin dalam rangka mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik.

Penyampaian aspirasi kemudian ditutup dengan penyerahan dokumen tuntutan dari perwakilan massa aksi kepada DPRD Kota Bima sebagai bentuk penyampaian resmi aspirasi masyarakat.

DPRD Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dan komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi representasi, pengawasan, dan penganggaran demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. ***
Walikota Bima Hadiri Pelepasan dan Khataman Al Qur,an SDN 21 Tolomundu

Walikota Bima Hadiri Pelepasan dan Khataman Al Qur,an SDN 21 Tolomundu


Bima, Reportasebima.com. Wali Kota Bima, H. A. Rahman SE menghadiri kegiatan Pelepasan dan Khataman Al-Qur'an Siswa Siswi Kelas VI SDN 21 Tolomundu Tahun Pelajaran 2025/2026 yang mengusung tema "Melangkah dengan Ilmu, Tumbuh dengan Akhlak, Menggapai Masa Depan". Rabu, (24/06/2026)

Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN 21 Tolomundu tersebut Turut hadiri dalam kegiatan tersebut Kabid Dikdas Dikpora Kota Bima, Dewan Pendidikan, Koordinator Pengawas Pendidikan, Pengawas Kecamatan Rasanae Barat, Kepala Sekolah Kelompok Kerja Rasanae Barat, Ketua Komite Sekolah, Lurah Nae, Lurah Sarae, Camat Rasanae Barat, para guru SDN 21 Tolomundu, serta para orang tua dan wali murid.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H.A.Rahman, SE menyampaikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih para siswa. Ia mengungkapkan bahwa terdapat 21 siswa berprestasi yang berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

"Anak-anak sekalian hari ini telah menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan. Perjalanan kalian masih panjang. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, jangan pernah berhenti bermimpi, dan berusahalah menjadi kebanggaan bagi orang tua, sekolah, serta daerah," ujar Wali Kota.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya selama menempuh pendidikan. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter dan semangat belajar anak.

Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik SDN 21 Tolomundu yang dinilai berhasil mencetak banyak siswa berprestasi. Ia berharap para guru terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran demi menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing. "Apabila sekolah, komite, dan wali murid terus berkolaborasi dengan baik, saya yakin SDN 21 Tolomundu akan semakin maju dan mampu melahirkan generasi-generasi terbaik di masa mendatang," tambahnya.

Sementara itu, Kepala SDN 21 Tolomundu Sulami, S.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa pada Tahun Pelajaran 2025/2026 sekolah melepas 108 siswa, dengan 107 siswa mengikuti khataman Al-Qur'an. Ia menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh wali murid, komite sekolah, serta para guru yang telah bekerja sama sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi semua pihak. Terima kasih kepada seluruh guru yang telah membimbing dan mendidik anak-anak dengan penuh dedikasi. Jadilah generasi yang cerdas dalam berpikir, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para siswa berprestasi. Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota Bima secara langsung menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah kepada 21 siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Kegiatan pelepasan dan khataman Al-Qur'an tersebut menjadi momentum yang penuh makna bagi seluruh siswa kelas VI SDN 21 Tolomundu, sekaligus menjadi penyemangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan bekal ilmu, akhlak, dan semangat meraih masa depan yang lebih gemilang.

Bupati Bima Dukung GERMAS Tingkatkan Kualitas Kesehatan


Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Bupati Bima Dorong GERMAS


 Bima, Reportasebima.com.
‎Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Kesehatan dan ayo kerja lainnya terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui aksi nyata Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang dihadiri langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima, Ny. Hj. Anita H. Irfan. 

Kegiatan yang turut dihadiri para Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BUMN, Kepala Bagian Lingkup Setda dan organisasi profesi kesehatan Kamis (25/06) tersebut diawali dengan Senam Sehat Bersama  ini dilanjutkan dengan peninjauan layanan penyuluhan penanganan henti jantung, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi donor darah.
"Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini potensi penyakit, sehingga penanganannya tidak terlambat," ujar Bupati Bima di sela-sela peninjauan kegiatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Hj. Nurul Wahyuti, S.E., M.E. menjelaskan bahwa kesuksesan kegiatan Germas kali ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan berbagai organisasi profesi kesehatan di wilayah Kabupaten Bima.
‎Selain Dinas Kesehatan, beberapa organisasi yang turut ambil bagian secara aktif di antaranya adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Keterlibatan para tenaga medis ini memastikan seluruh rangkaian penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai standar medis.
‎Kita berharap,  kesadaran masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat seperti berolahraga rutin, mengonsumsi makanan bergizi, dan memeriksakan kesehatan secara berkala dapat terus meningkat demi mewujudkan masyarakat Bima yang lebih sehat dan produktif". Ungkapnya.

Selama kegiatan layanan berlangsung, antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini terbilang cukup tinggi. Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Bima mencatat  29 pendonor dansebanyak 129 orang yang melakukan skrining kesehatan secara rutin yang mencakup pemeriksaan kolesterol, tekanan darah, berat badan, hingga pengukuran lingkar perut. ( Rif/Red).


Pemkab Bima Gelar Senam Sehat Sambut Hari Jadi Bima Ke - 386

Bima, Reportasebima.com.
Pemerintah Kabupaten Bima menggelar kegiatan Senam Sehat Bersama yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis kegiatan donor darah Kamis pagi (25/06/2026) dalam menyambut dan memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-386 Bima tahun 2026 berlangsung meriah ini dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi, Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima, Ny. Hj. Anita H. Irfan serta para pejabat struktural fungsional dan staf perangkat daerah.
Bupati Ady Mahyudi menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi ke-386 ini harus dimaknai dengan semangat kebersamaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, yang dimulai dari sektor kesehatan.
‎"Melalui kegiatan senam sehat dan aksi sosial ini, kita tidak hanya berolahraga untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Di usia Bima yang ke-386 ini, mari kita jadikan hidup sehat sebagai fondasi utama untuk bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera," ujar Ady Mahyudi.
‎Selain senam sehat, kegiatan yang turut dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah  Kepala Bagian agian Sekretariat Daerah,  para Camat dan pimpinan BUMN tersebut, juga dilakukan penyuluhan kesehatan dan gemar makan buah sebagai bagian dari penjabaran Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). (Rif/Red)


Jumat, 19 Juni 2026

Bupati Bima Serahkan Beragam Paket Bantuan Saat Ngopi Bareng Selasa Menyapa di Wawo

Bima, Reportasebima.com.
Sesi "Ngopi Bareng" Kegiatan Selasa Menyapa Kecamatan Wawo yang berlangsung di Lapangan Desa Raba,  Rabu (17/6) selain diisi dengan tampilan atraksi kesenian, sambutan Bupati dan Wakil Bupati, juga dilakukan penyerahan beberapa paket bantuan kepada warga masyarakat di lokasi Selasa Menyapa kecamatan Wawo.

Selain berdialog dan menyerap aspirasi, Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy dan Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan juga menyerahkan berbagai paket bantuan stimulan untuk menunjang kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan masyarakat.

​Sebanyak enam lembaga PAUD di desa Raba dan Kombo menerima bantuan  Alat Peraga Edukatif (APE) dan  penyerahan bantuan khusus kepada Bunda PAUD Kecamatan Wawo dari BUNDA PAUD kabupaten Bima.

Pada sektor Kesehatan & Jaminan Sosial dilakukan penyerahan kartu kepesertaan  BPJS Kesehatan bagi warga penerima manfaat.

Sementara, untuk meningkatkan status gizi anak, dilakukan penyerahan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Dinas Ketahanan Pangan untuk masing-masing 3 penerima manfaat di dua desa, serta 25 paket PMT dari Dinas Kesehatan untuk masing-masing desa guna menekan angka stunting.

Juga dalam Sektor Sosial & Lingkungan: Penyerahan bantuan sembako kepada 10 warga (5 orang warga Desa Raba dan 5 orang warga Desa Kombo). 

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turut menyerahkan bantuan bak sampah organik dan non-organik kepada kedua desa guna mendukung program kebersihan lingkungan. (Hy/Red).



Kamis, 18 Juni 2026

Aksi BEM Universitas Mbojo Ditindaklanjuti DPRD Kota Bima Ungkap Akar Kelangkaan LPG 3 Kg

Kota Bima, Reportasebima.com. – DPRD Kota Bima melalui Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Daerah, PT Pertamina, agen penyalur LPG, dan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan guna membahas persoalan kelangkaan Gas LPG 3 Kg bersubsidi yang menjadi keluhan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bima, Gina Adriani, didampingi Wakil Ketua Komisi II Asnah Madilau, SH, Sekretaris Komisi II Sudarmon, serta anggota Komisi II Hj. Selvy Rahmayani, SH dan Mira Isnaini tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi demonstrasi yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mbojo Bima terkait kelangkaan dan tingginya harga LPG 3 Kg di Kota Bima.

Pada awal rapat, pimpinan rapat menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan RDP, yakni untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi distribusi LPG bersubsidi di Kota Bima sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga di tengah masyarakat.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa persoalan kelangkaan LPG bersubsidi tidak semata-mata disebabkan oleh pasokan dari Pertamina, melainkan lebih banyak terjadi pada rantai distribusi dari pangkalan kepada masyarakat.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Bima menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terjadi penurunan kuota LPG bersubsidi dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini PT Bimatama Migas Bersinar membawahi 302 pangkalan, sementara PT Bintang Pribumi Cahaya Agung Utama membawahi 47 pangkalan yang telah berizin.

Pemerintah Daerah telah mengajukan permohonan extra dropping kepada Pertamina, namun realisasi tambahan pasokan yang diterima belum sesuai dengan kebutuhan yang diajukan. Selain itu, Pemerintah Daerah juga telah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota untuk mendorong penggunaan LPG non-subsidi bagi masyarakat yang mampu, sehingga LPG bersubsidi dapat lebih difokuskan kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat.

Dalam paparannya, Kabag Ekonomi juga mengusulkan adanya pemetaan kebutuhan LPG per kelurahan sebagai dasar penentuan alokasi yang lebih tepat, serta mendorong upaya pemfasilitasan penukaran gas non-subsidi guna mengurangi perpindahan konsumen ke LPG bersubsidi.

Sementara itu, PT Bimatama Migas Bersinar menjelaskan bahwa distribusi LPG dilakukan selama enam hari kerja setiap minggu dengan kapasitas yang telah ditentukan oleh Pertamina. Pihak agen menegaskan bahwa pengurangan distribusi hanya terjadi pada hari libur nasional dan tanggal merah.

PT Bimatama juga menyampaikan telah memberikan imbauan tegas kepada seluruh pangkalan agar tidak menjual LPG kepada pengecer dan lebih mengutamakan masyarakat di wilayah masing-masing. Jika ditemukan pelanggaran, agen siap memberikan teguran hingga pencabutan izin pangkalan.

Menurut pihak agen, persoalan utama yang terjadi saat ini bukan pada distribusi dari Pertamina ke agen, melainkan pada rantai distribusi dari pangkalan kepada masyarakat.

Di sisi lain, PT Bintang Pribumi Cahaya Agung Utama memaparkan pola distribusi yang selama ini diterapkan dengan melibatkan lurah, Babinsa, RT dan RW melalui sistem koordinasi yang terintegrasi. Bahkan telah dibentuk grup komunikasi yang melibatkan seluruh unsur terkait guna memberikan informasi jadwal penyaluran secara terbuka kepada masyarakat.

Melalui pola koordinasi tersebut, distribusi LPG dinilai lebih tertib dan mampu meminimalisir konflik maupun antrean panjang masyarakat. Sistem ini mendapat apresiasi dari DPRD Kota Bima dan dinilai layak diterapkan secara lebih luas.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Bima menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terjadi pengurangan alokasi LPG bersubsidi secara nasional sebesar 6,5 persen. Namun demikian, Kota Bima saat ini tercatat telah menggunakan kuota hingga mencapai 107 persen dari alokasi yang tersedia.

Pertamina memperkirakan bahwa apabila penggunaan tidak dikendalikan secara baik, maka Kota Bima berpotensi mengalami kekosongan kuota pada periode September hingga November 2026.

Pertamina juga menjelaskan bahwa sistem distribusi LPG bersubsidi saat ini berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Ke depan, sistem tersebut akan diperketat dengan penguncian data penerima manfaat berdasarkan kebijakan pemerintah pusat sehingga subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Selain itu, Pertamina menegaskan bahwa istilah “pangkalan bayangan” tidak dikenal dalam regulasi dan dapat dikategorikan sebagai pangkalan fiktif yang berpotensi mendapatkan sanksi tegas dari pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima menyampaikan bahwa pihaknya selama ini telah melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi, termasuk memberikan teguran dan rekomendasi sanksi terhadap pangkalan yang melanggar ketentuan.

Dinas Koperindag juga menegaskan bahwa keberadaan pengecer menjadi salah satu persoalan yang memperparah distribusi LPG bersubsidi. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aparat penegak hukum bersama pemerintah kelurahan, RT dan RW dalam melakukan pengawasan dan penertiban secara berkelanjutan.

Dalam sesi pembahasan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bima, Asnah Madilau, SH dan anggota Komisi II, Mira Isnaini, turut menyampaikan berbagai masukan strategis. Keduanya meminta agar dibuat mekanisme atau surat resmi yang memberikan dasar bagi lurah dan jajaran di bawahnya untuk melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi.

Mereka juga mengusulkan agar penerima manfaat LPG bersubsidi diprioritaskan kepada masyarakat yang benar-benar masuk kategori miskin dan membutuhkan, sehingga subsidi dapat tepat sasaran.

Selama jalannya rapat, Ketua Komisi II DPRD Kota Bima, Gina Adriani, menyampaikan sejumlah pertanyaan dan arahan kepada seluruh pihak yang hadir. Ia mempertanyakan penyebab perubahan permintaan LPG, jumlah dropping mingguan yang dilakukan agen, hingga kemungkinan adanya ketidaksesuaian data distribusi di tingkat pangkalan.

Menurut Gina Adriani, akar persoalan yang terjadi saat ini terletak pada sistem distribusi di tingkat pangkalan. Apabila sistem distribusi berjalan sesuai aturan, maka kelangkaan dan gejolak yang selama ini terjadi di tengah masyarakat dapat diminimalisir.

Ia juga meminta agar agen menerapkan sanksi secara bertahap namun tegas terhadap pangkalan yang melanggar aturan, mulai dari pembinaan, teguran, pengurangan alokasi hingga pencabutan izin apabila pelanggaran dilakukan secara berulang.

Ketua Komisi II turut mengapresiasi komitmen PT Bimatama yang siap menindak pangkalan bermasalah dan mendorong perusahaan tersebut mengadopsi sistem koordinasi yang selama ini diterapkan PT Bintang Pribumi.

Sebagai langkah konkret, DPRD Kota Bima merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan LPG Bersubsidi yang melibatkan seluruh unsur terkait guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.

DPRD juga mendorong diterbitkannya surat resmi dari Wali Kota Bima kepada lurah dan jajaran RT/RW agar memiliki dasar dalam melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi di wilayah masing-masing.

Selain itu, Pemerintah Daerah Kota Bima bersama Pemerintah Provinsi NTB diminta segera bersurat kepada Pertamina dan pemerintah pusat terkait permohonan penambahan kuota serta pelaksanaan extra dropping pada hari libur dan tanggal merah.

Dari hasil pembahasan, Komisi II DPRD Kota Bima menyimpulkan bahwa permasalahan utama kelangkaan LPG bersubsidi di Kota Bima terjadi pada distribusi dari pangkalan ke masyarakat, bukan pada penyaluran dari Pertamina ke agen. Rapat juga menemukan adanya indikasi praktik pengecer ilegal dan distribusi yang tidak sesuai ketentuan oleh oknum pangkalan tertentu.

RDP juga menyimpulkan bahwa sistem koordinasi yang diterapkan PT Bintang Pribumi yang melibatkan lurah, Babinsa, RT dan RW merupakan model yang efektif dan layak diadopsi secara lebih luas.

Sebagai bentuk komitmen dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan mahasiswa, DPRD Kota Bima memutuskan untuk melanjutkan pembahasan pada rapat berikutnya dengan menghadirkan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mbojo Bima yang sebelumnya melakukan aksi demonstrasi.

Menutup rapat, Ketua Komisi II DPRD Kota Bima menegaskan bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab bersama untuk memperbaiki sistem dan pola distribusi LPG bersubsidi demi kepentingan masyarakat. Pemerintah Daerah juga diminta meningkatkan pengawasan secara intensif agar persoalan kelangkaan dan tingginya harga LPG 3 Kg tidak kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Melalui RDP ini, DPRD Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus mengawal distribusi LPG bersubsidi agar tepat sasaran, terjangkau, dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar berhak menerima manfaat. ***

Rabu, 17 Juni 2026

Denyut Nadi Masyarakat Sambut Kehadiran Bupati dan Wabup Bima di Wawo

Bima, Reportasebima.com.
"Kehadiran Bupati, Wakil Bupati beserta para kepala perangkat daerah dan pejabat teras di tengah masyarakat yaitu ingin merasakan denyut nadi kebutuhan masyarakat. Disamping pada saat yang sama kembali memperkuat silaturahmi dan pelayanan". Ungkap Bupati Bima yang hadir  para pejabat Eselon II,  Kepala Bagian Lingkup Setda, Pimpinan Instansi Vertikal dan  pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) .

Ungkap Bupati Bima Ady Mahyudi Rabu (17/6) yang hadir bersama Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan dalam acara Ngopi Bareng masyarakat yang dirangkaikan dengan pembagian sejumlah paket bantuan kepada masyarakat Desa Raba dan Kombo di Lapangan Desa Raba Wawo.

"Selasa Menyapa merupakan ruang untuk mendengarkan keluhan, aspirasi, masukan dan usulan masyarakat di tingkat kecamatan dan desa terkait  penerapan kebijakan pemerintah daerah. 
Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa program pembangunan berjalan tepat sasaran, sekaligus mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan kendala di lapangan, khususnya di Kecamatan Wawo,".

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati dr. H. Irfan dalam sambutannya pada kesempatan Ngopi Bareng tersebut kembali mengungkapkan bahwa kehadiran pimpinan daerah beserta jajaran ini menegaskan komitmen Pemkab Bima untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. 

Disamping itu, sinergi antara instansi pemerintah, BUMN, dan pemerintah desa merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Terang Wabup dihadapan Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S.Sos, Muspika, para Kepala Desa, alim ulama dan tokoh dan masyarakat yang menghadiri acara tersebut.
​Prosesi penyambutan Bupati, Wakil Bupati dan rombongan pada sesi ngopi bareng tersebut diawali atraksi pencak silat yang diperagakan oleh personil Persaudaraan Setia Hati Bima Terate  (PSBT) Kecamatan Wawo. (Hy/Red)

Senin, 15 Juni 2026

Walikota Bima Hadiri Penyaluran Bantuan Z-Kios, UMKM dan Z- RUP BAZNAS Kota Bima

Walikota Bima Hadiri Penyaluran Bantuan Z-Kios, UMKM dan Z- RUP BAZNAS Kota Bima


Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, menghadiri kegiatan Pendistribusian/Penyaluran Bantuan Z-Kios, UMKM, dan Z-RUP yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima, Senin (15/06/2026), bertempat di Kantor BAZNAS Kota Bima.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bima didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Bima.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Bima dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program zakat produktif yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi mustahik. Sektor usaha mikro dinilai menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat, sehingga perlu mendapat dukungan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, bantuan disalurkan kepada 45 mustahik penerima bantuan UMKM, 35 mustahik penerima Z-RUP, serta 58 mustahik penerima Z-Kios.

Selain itu, BAZNAS juga menyerahkan 19 unit rombong usaha sebagai sarana penunjang bagi para penerima manfaat dalam mengembangkan usahanya.

Pimpinan BAZNAS Kota Bima menyampaikan harapannya agar seluruh bantuan yang diberikan dapat dikelola dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan usaha. Melalui bantuan tersebut, para penerima manfaat diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi serta terhindar dari praktik peminjaman dana kepada rentenir yang kerap membebani masyarakat kecil.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa total nilai bantuan yang disalurkan pada hari ini mencapai hampir Rp500 juta. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidupnya.

"Saya mengapresiasi para muzakki yang telah menunaikan zakatnya untuk membantu para mustahik penerima manfaat. Mari kita percayakan zakat kita kepada BAZNAS agar dapat dikelola secara profesional dan tepat sasaran," ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar menjaga amanah yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, bantuan tersebut akan membawa keberkahan apabila dimanfaatkan secara produktif untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Saya berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha. Jangan sampai kembali bergantung pada rentenir. Walaupun saat ini kita berada dalam masa yang tidak mudah, jika kita terus bersama, saling membantu dan saling menguatkan, insya Allah kita akan mampu melewati berbagai tantangan yang ada," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Bima juga memberikan apresiasi kepada para muzakki yang telah berkontribusi dalam penghimpunan zakat. Salah satunya adalah Ibu Yuliani, seorang penjual ikan keliling yang secara konsisten menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. Dedikasi tersebut menjadi inspirasi bahwa semangat berbagi dan membantu sesama dapat dilakukan oleh siapa saja, sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Melalui program penyaluran zakat produktif ini, Pemerintah Kota Bima bersama BAZNAS berharap dapat terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, menciptakan kemandirian usaha, serta meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.

Senin, 08 Juni 2026

Walikota Lantik PNS dan Pejabat Fungsional Lingkup Pemkot Bima

Walikota Lantik PNS dan Pejabat Fungsional Lingkup Pemkot Bima


Kota Bima, Reportasebima.com. Senin, (8/6/26) – Pemerintah Kota Bima menggelar Apel Gabungan yang dirangkaikan dengan Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pejabat Fungsional di lingkup Pemerintah Kota Bima yang dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota Bima. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE dan diikuti oleh Sekretaris Daerah, seluruh Staf Ahli, para Asisten,  Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, Camat, Lurah, serta seluruh ASN dan Non-ASN lingkup Pemerintah Kota Bima. 

Apel gabungan yang menjadi agenda rutin pemerintah daerah ini memiliki makna yang lebih istimewa karena dirangkaikan dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan bagi 118 orang  Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 56 orang pejabat fungsional dan naik jenjang 12 orang. Prosesi tersebut merupakan bagian dari upaya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Dalam amanatnya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan hanya sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen moral dan tanggung jawab yang harus dipegang teguh oleh setiap aparatur negara dalam menjalankan tugas dan kewajibannya. ASN dituntut untuk bekerja secara profesional, disiplin, jujur, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Wali Kota juga mengajak seluruh peserta apel agar memahami tantangan penyelenggaraan pemerintahan saat ini yang tidaklah ringan. Pemerintah daerah dituntut untuk bekerja lebih efektif untuk mencapai berbagai target pembangunan dan program prioritas nasional. Tetapi di sisi lain, ruang fiskal semakin terbatas. Oleh karena itu, daerah tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola kerja biasa. Kita harus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dan menggali berbagai sumber pendanaan alternatif untuk mendukung pembangunan daerah. 

Saat ini Pemerintah Pusat juga sedang membangun ekosistem kompetisi kinerja antardaerah yang semakin nyata. Berbagai indikator pembangunan dipantau dan dibandingkan secara terbuka, mulai dari pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan, penanganan stunting, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, kualitas pelayanan publik, hingga inovasi daerah.

Daerah-daerah yang mampu menunjukkan capaian terbaik tidak hanya memperoleh penghargaan, tetapi juga berpeluang mendapatkan insentif fiskal dan tambahan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Jelas Wali Kota.

Wali Kota juga menegaskan bahwa kita telah memasuki era baru Pemerintahan Daerah, yaitu era kompetisi. Jika dahulu ukuran keberhasilan hanya sebatas penyerapan anggaran dan pelaksanaan program, maka sekarang ukuran keberhasilan adalah hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Kota Bima harus berani dan mampu bersaing dengan daerah lain dalam menghadirkan pelayanan terbaik dan capaian pembangunan terbaik. Sebab pada era kompetisi seperti sekarang, daerah yang menang bukanlah daerah yang memiliki sumber daya terbesar, tetapi daerah yang memiliki SDM paling kreatif.

Kepada seluruh ASN yang hari ini dilantik dan diambil sumpahnya agar kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan integritas, profesionalisme, disiplin, dan kinerja yang semakin baik. Sebagai aparatur pemerintah, kita dituntut untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas, menjaga integritas serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang, terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri, menjadi teladan dalam kedisiplinan dan etika kerja. Serta mengedepankan inovasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Khusus bagi pejabat fungsional, Wali Kota Bima  berharap  agar mampu menjadi tenaga profesional yang memberikan kontribusi nyata sesuai bidang keahlian masing-masing. Jabatan fungsional bukan hanya tentang jenjang karier, tetapi juga tentang kualitas pengabdian dan hasil kerja yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Wali Kota juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak ditentukan oleh satu orang atau satu instansi saja, melainkan oleh kerja sama, kolaborasi, dan komitmen seluruh ASN dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.

“Mari jadikan momentum ini sebagai awal untuk meningkatkan semangat pengabdian, memperkuat loyalitas kepada bangsa dan negara, serta memberikan yang terbaik bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.”

Sabtu, 06 Juni 2026

Bupati Bima : "KONI Menjadi Motor Penggerak Prestasi Olah Raga"


Bima, Reportasebima.com.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bima sebagai lembaga yang berperan penting dalam pembinaan dan peningkatan prestasi Olahraga dan koordinasi cabang olahraga di daerah dituntut untuk menjadi "motor penggerak" peningkatan prestasi olahraga raga  di daerah.


"KONI harus menjadi motor prestasi olahraga daerah. Pengurus yang baru dilantik harus mampu membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pencapaian prestasi," Terang Bupati.


Hal tersebut menjadi penekanan Bupati Bima Ady Mahyudi saat memberikan sambutan Sabtu (6/6) pada pelantikan  Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bima Masa Bakti 2026–20 di Aula Kantor Bupati Bima.

Dirinya juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI, pemerintah daerah, cabang olahraga, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan produktif.


Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, SE., M.Comm usai secara resmi melantik Pengurus Komite KONI Kabupaten Bima, menyampaikan beberapa arahan.

H. Mori Hanafi, SE menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan KONI Kabupaten Bima yang baru. Ia berharap kepengurusan yang baru dilantik mampu menjadi energi baru dalam upaya pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Bima.


Ketua Umum KONI Provinsi NTB ini 
mengajak seluruh jajaran KONI Kabupaten Bima untuk terus menjaga optimisme, memperkuat koordinasi dengan cabang olahraga, serta fokus pada pembinaan atlet sejak usia dini agar mampu bersaing dan meraih prestasi pada berbagai ajang olahraga tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Kabupaten Bima Masa Bakti 2026–2030, dr. H. Irfan Zubaidy, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya dan seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang profesional, solid, dan berorientasi pada pembinaan atlet serta peningkatan prestasi olahraga daerah.

dr.Irfan juga mengajak seluruh pengurus dan cabang olahraga untuk memperkuat koordinasi, menjaga soliditas organisasi, serta menyusun program kerja yang terukur dan berkelanjutan demi kemajuan olahraga Kabupaten Bima dalam lima tahun ke depan (Yy/Red)



Kamis, 04 Juni 2026

BAZNAS Kota Bima Lakukan Pembinaan Kepada Penerima Manfaat Z-RUP - Z-KIOS DAN UMKM


Kota Bima, Reportasebima.com. Kamis, 4 Juni 2026. Baznas Kota Bima kembali memberikan pembinaan kepada calon penerima manfaat Z-RUP, Z-KIOS dan UMKM binaan Baznas kota Bima. 

Wakil ketua II Baznas kota Bima Ustadz Sudirman H. Makka mengatakan " bahwa Kegiatan pembinaan ini adalah kegiatan yang luar biasa untuk kebangkitan usaha-usaha Produktif yang ada untuk terus ditingkatkan. 

Baznas Kota Bima disamping memiliki Rumah Sehat, juga memberikan kabar gembira, kalau Baznas kota Bima tahun ini sudah memiliki koperasi syariah yang siap beroperasi melayani seluruh masyarakat kota Bima dan penerima bantuan binaan Baznas kota Bima. 

H. A. Latif, S.Pd.I Ketua BAZNAS Kota Bima dalam sambutannya, mengingatkan bahwa " Baznas kota Bima tetap konsisten dengan visi dan misi besarnya untuk merubah Mustahik ke Muzaki".

Setelah pembinaan calon penerima manfaat Z-KIOS dan UMKM hari ini akan dilanjutkan dengan pembinaan Z-RUP kemudian bantuan akan di distribusikan pada hari Rabu, 10 Juni 2026 di kantor Baznas kota Bima. 

Usaha-usaha kongkrit yang dilaksanakan oleh Baznas kota Bima ini juga merupakan bagian dari mempersempit ruang gerak dari praktek rintenir yang saat ini sudah meraja lela di tengah-tengah masyarakat.

Senin, 01 Juni 2026

Bupati dan Wabup Bima Terima Kunjungan Kerja Perdana Kapolda NTB


 
Bima, Reportasebima.com.
Tarian "Wura Bongi Monca" yang ditampilkan para penari dari Sanggar Ntimbo La Maria Wawo dan dilanjutkan dengan pengalungan selendang di loby VIP Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima Senin (1/6) mengawali penyambutan 
Kunjungan Kerja Perdana Kepala Kepolisian Daerah NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H
beserta Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Widhy Kalingga Raharja dan para Pejabat Utama Polda NTB ke kota Bima dan Kabupaten Bima. 

Kapolda  disambut Bupati Bima Ady Mahyudi, Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, SE, Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy,  Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom, M.Sc, Kepala Kepolisian Resor Kota Bima, Kapolres Bima Kabupaten AKBP M. Anton Bhayangkara G, S.IK,. M.H, Kajari Bima Heru Kamarullah, SH., M.H, Sekda Kota Bima H. Fahruranji, S.Sos., M.Si dan Beberapa pejabat Eselon II Pemkot Bima.

Bupati Bima di sela kunjungan tersebut mengungkapkan, jajaran Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen penuh mendukung delapan Program Prioritas Strategis Kapolda NTB.
Antara lain aspek optimalisasi peran polisi masyarakat, forum kemitraan polisi dan masyarakat (FKPM), sinergi tiga pilar,  layanan publik yang humanis dan sejumlah program strategis lainnya 

Selanjutnya, pada Senin Malam (1/6) Kapolda NTB beserta Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Widhy Kalingga Raharja menghadiri Silaturahmi dengan Jajaran Pemerintah Kota Bima,  Pemerintah Kabupaten Bima  dan FORKOPIMDA di Kediaman Walikota Bima.

"Sebagai  warga  baru, kami mengharapkan  arahan agar supaya bisa mengelola daerah dengan 10 kabupaten dan kota ini dengan baik". Ungkap Kapolda 

Pola "bottom up" dalam pengambilan keputusan akan dikedepankan dan ini sesuai  motto  "Polri Untuk Masyarakat" dan dengan kekompakan, sinergi, kolaborasi dan koordinasi masalah akan bisa diatasi". imbuhnya. (Red).



Ad Placement

Movie

Musik

Profil tokoh