Reportase Bima

Terbaru

Kota Bima

Kabupaten Bima

Ad Placement

Pemerintah

Puisi profil

Senin, 09 Februari 2026

Ibu Ibu Antusias dan Serbu Pasar Murah Pembukaan TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima




Bima, Reportasebima.com._ Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di wilayah Kodim 1608/Bima semakin meriah dengan adanya pasar murah yang digelar khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Pasar murah ini mendapat sambutan hangat dari warga, terutama para ibu-ibu, yang tampak antusias berbondong-bondong datang untuk berburu kebutuhan dengan harga terjangkau.

Barang-barang pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng dijual dengan harga yang jauh lebih murah daripada pasaran biasa. Beras sphp dibanderol Rp57.000 per 5 kilogram, beras premium Rp74.500, gula Rp17.500/kg dan minyak goreng Minyakkita dijual Rp31.500 untuk 2 liter serta Rp19.500 untuk 1 liter. Harga yang bersahabat ini menjadi magnet bagi ibu-ibu yang ingin memenuhi keperluan rumah tangga tanpa membebani anggaran.

Pasar murah ini merupakan hasil kerja sama antara Bulog dan Kodim 1608/Bima sebagai bagian dari program TMMD ke-127 yang bertujuan membantu perekonomian masyarakat sekitar lokasi TMMD sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga. Kehadiran pasar murah di pembukaan tersebut membawa semangat baru bagi masyarakat.

Antusiasme para ibu-ibu yang terlihat sejak pagi hari merupakan bukti keberhasilan program ini dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Warga berharap program seperti ini bisa terus berlanjut sehingga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan pembangunan desa semakin berkembang dengan dukungan penuh masyarakat. (Nas)

500 Peserta Ikuti Upacara Pembukaan TMMD Ke 127 di Desa Sondo - Monta


Bima, Reportasebima.com._ Pada Selasa, 10 Februari 2026, Lapangan Bola Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima menjadi saksi berlangsungnya Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 1608/Bima. Kegiatan yang melibatkan sekitar 500 peserta ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy selaku Inspektur Upacara. Hadir pula berbagai unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, Polri, TNI, serta perwakilan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Program TMMD Ke-127 merupakan bentuk sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bima dalam percepatan pembangunan di wilayah desa. Fokus utama program ini adalah pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, serta penguatan perekonomian masyarakat setempat untuk mendukung kesejahteraan yang berkelanjutan. Melalui gotong royong dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, TMMD diharapkan dapat memberikan dampak positif secara signifikan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bima menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat demi kemajuan daerah. "Melalui TMMD ini, kita tunjukkan bahwa kekuatan persatuan dan gotong royong mampu mempercepat perubahan positif di desa-desa kita," ujarnya. Ia juga mengajak seluruh stakeholder untuk terus bersinergi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Wadansatgas  TMMD ke-127 Mayor Rusdi Mail mewakili Dandim 1608/Bima selaku Dansatgas  menyatakan, "TMMD ini bukan hanya tugas TNI, tetapi merupakan kerja bersama seluruh masyarakat dan pemerintah daerah. Kami berkomitmen memberikan yang terbaik untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Bima." Ia juga berharap program ini dapat mempererat hubungan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Upacara pembukaan ditutup dengan pemukulan gong oleh Inspektur Upacara dan doa bersama yang menandai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan TMMD Ke-127. Seluruh kegiatan direncanakan berjalan dengan lancar dan aman, menjadi momentum penting untuk percepatan pembangunan dan penguatan ketahanan wilayah Kabupaten Bima. (red.)

Lima Desa Menjadi Wilayah TMMD Ke 27 Kodim 1608/Bima Tahun 2026

Bima, Reportasebima.com. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1608/Bima TELAH dimulai dengan sasaran di lima desa di Kecamatan Monta Kabupaten Bima, diantaranya Desa Sondo, Waro, Tangga Baru, Tolouwi, dan Desa Tolotangga. Adapun bentuk Program kerjanya mencakup pembangunan fisik dan kegiatan nonfisik. Tujuannya mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom, M.Sc Dandim 1608/Bima, dan juga bertindak Dansatgas TMMD ke-127, menyampaikan bahwa program TMMD dirancang secara menyeluruh, meliputi pembangunan jalan, fasilitas umum, dan fasilitas pendukung masyarakat, serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, ketertiban dan keamanan masyarakat, serta pemberdayaan masyarakat desa.

“TMMD ke-127 ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Dukungan semua pihak, baik pemerintah daerah maupun warga, sangat menentukan keberhasilan program ini,” ujar Dansatgas Letkol Samuel Asdianto Limbongan.

Sementara Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Bima terhadap program TMMD ke-127 dengan menganggarkan Rp 1 miliar untuk pengerjaan fisik dan nonfisik. Ia juga berharap seluruh masyarakat di lima desa sasaran dapat berpartisipasi aktif dan membantu kelancaran kegiatan.

“Pelaksanaan TMMD bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Dengan partisipasi aktif warga, program ini akan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” ujar Wakil Bupati.

Dengan dukungan anggaran, koordinasi pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat, TMMD ke-127 di lima desa Kecamatan Monta diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi pembangunan desa di Kabupaten Bima.

Penulis : Nasaruddin

Wabup Bima Membuka Secara Resmi Kegiatan TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima


Bima, Reportasebima.om.Selasa, (10/2/26) Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, di Lapangan Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima Memukul Gong tanda dimulainya  dengan kegiatan TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima

Dalam upacara pembukaan dihadiri oleh Kapolres Bima, Kajari Bima, Unsur Muspida dan Forkopimda Kabupaten Bima, serta warga masyarakat.


Wakil Bupati Bima dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi diantara semua pihak, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan dan kesejateraaan masyarakat desa.

Kata Wabup, bahwa TMMD ke-127 adalah momentum memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pembangunan.


Liputan wartawan,  dari rangkaian acara dibuka begitu khidmat dengan di isi penampilan Tari Zapin dan Dana Tambora, sebagai tarian khas dan kebanggaan juga simbol pelestarian budaya lokal. Atraksi budaya ini tidak hanya menyambut para undangan, tapi juga menyemarakan suasana dan mempererat tali persaudaraan di antara semua pihak. 

TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima mengusung program pembangunan fisik, seperti perbaikan jalan dan fasilitas umum, serta kegiatan nonfisik, termasuk penyuluhan wawasan kebangsaan, ketertiban masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat desa.

Kegiatan ini melibatkan semua komponen yang ada. Baik TNI dan juga seluruh lapisan warga Desa Sondo dan sekitarnya. Dengan dibukanya TMMD ke-127 oleh Wakil Bupati Bima, berarti tanda di mulainya seluruh program pembangunan yang ada. Kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergisitas di antara semua komponen yang ada. 

Penulis : Nasaruddin

Penimbunan Jalan Tani TMMD Terhambat, Akibat Mobil Pengangkut Material Terjebak Jalan Licin dan Becek


Bima, Reportasebima.com. 
Senin, (9/2/26) Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Sondo kecamatan Monta Kabupaten Bima tengah berlangsung.  Penimbunan jalan tani sepanjang 700 meter terus di kebut, kendati hujan deras mengguyur. 

Kendati pengerjaan mengalami kendala akibat kontur jalan berubah menjadi licin dan becek, menyebabkan beberapa kendaraan roda empat yang mengangkut material terjebak dan nyangkut menyebabkan pekerjaan tersendat.

Babinsa Desa Sondo Serma Sahlan,  menyampaikan, bahwa jalan yang basah dan berlumpur memperlambat proses penimbunan jalan tani yang menjadi prioritas kegiatan TMMD kali ini. Meski demikian, semangat anggota TMMD dan warga tetap tinggi, serta upaya evakuasi kendaraan terus dilakukan agar pengerjaan dapat dilanjutkan secepat mungkin.

“Memang ada beberapa mobil yang sangkut karena jalan terlalu licin dan becek akibat hujan deras kemarin, tapi kita optimis pengerjaan ini akan selesai tepat waktu dengan bantuan semua pihak,” ujar nya

Jalan tani yang sedang dikerjakan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas para petani Desa Sondo, sehingga hasil pertanian mereka dapat lebih mudah diangkut dan meningkatkan perekonomian lokal. ( Red )

Minggu, 08 Februari 2026

Jalan Tani TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima di Desa Sondo Menjadi Jalan Agrowisata

Kota Bima, Reportasebima.com.
Pengerjaan Jalan Tani sepanjang 700 Meter di Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima terus di genjot. Target tuntas dalam waktu cepat. Saat ini, Penimbunan akan terus di lakukan. 

Baru diikuti dengan pengerasan dan hotmix. Jalan tani ini diupayakan menjadi jalan tani contoh, disamping akses untuk mempermudah para petani mengangkut hasil pertanian juga akan menjadi areal wisata tempat warga berolah raga dan menikmati pagi. Karena lokasi jalannya cukup strategis di apit oleh areal  persawahan.

Demikian di sampaikan oleh Para Personil Kodim 1608/Bima dan mendapat respon positif dari warga saat di lokasi Jalan Tani. Saat ini Desa Sondo menjadi salah satu Desa di Pedalaman Monta Dalam  terbilang cukup berkembang pesat dan Bisa menjadi alternatif jalan agrowisata bila di lihat dari prospek untuk peningkatan kesejahteraan kehidupan masyarakat yang ada. 

Selaras dengan program TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima menambah perkembangan infrastruktur di Desa setempat terus meningkat. Kendati Mata pencarian masyarakat lebih banyak petani, tapi kesejahteraannya begitu meningkat. 

Desa Sondo diakui sebagai salah satu Desa yang pembangunannya sedang di genjot. Kesadaran masyarakat dan semangat gotong royong menjadikan Desa ini terus berbenah dari semua sektor. 

Ada harapan dari masyarakat bahwa dukungan TMMD KODIM 1608/BIMA tidak berhenti di tahun ini, tapi tahun tahun berikutnya juga bisa berlanjut. 

Pada intinya, semua warga masyarakat mendukung penuh program TMMD. Ini adalah sebuah kegiatan positif dan nyata yang patut diapresiasi dari TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA. 

Tidak semua desa mendapatkan program TMMD, Tapi Desa Sondo justru menjadi salah satu Desa yg terpilih yg tentunya dengan berbagai pertimbangan dan faktor penunjang. Demikian, Kisman, SH, MH tokoh masyarakat Desa Sondo dalam keterangan persnya, belum lama ini. (Nas)




Menhan RI Tinjau Brigif TP 31 dan Yonif TP 875 di Dompu, Tekankan TNI Harus Bermanfaat bagi Rakyat

 


DOMPU, Reportasebima.com — Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meninjau Markas Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 31/Perisai Sakti dan Batalyon Infanteri (Yonif) TP 875/Sangga Yudha Perkasa di kawasan Doro Mboha, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Sabtu (7/2/2026).


Brigif TP 31 dibangun di atas lahan seluas 30 hektare, sementara Yonif TP 875 menempati area seluas 50 hektare. Kedua satuan ini dirancang untuk menampung sekitar 800 personel TNI Angkatan Darat dan telah mulai dihuni sejak November 2025.


Dalam arahannya kepada prajurit, Menhan RI menyampaikan bahwa pembangunan Brigif dan Yonif tersebut merupakan bagian dari kebijakan strategis Kementerian Pertahanan dalam memperkuat sistem pertahanan dan keamanan wilayah, khususnya di Provinsi NTB dan Kabupaten Dompu.


Menhan menegaskan pentingnya peran TNI tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Ia meminta seluruh prajurit untuk membangun hubungan yang harmonis dengan warga sekitar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Keberadaan kalian di sini agar rakyat bisa aman dan juga nyaman. Jangan pernah sekali-sekali menyakiti hati rakyat. TNI harus bermanfaat untuk rakyat,” tegas Menhan di hadapan prajurit.

 

Menurutnya, kehadiran satuan TNI di daerah harus mampu berkontribusi pada sektor-sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan peternakan, sehingga dapat mendorong perputaran ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Lebih lanjut, Menhan mengingatkan bahwa TNI berasal dari rakyat dan memiliki tanggung jawab moral untuk selalu berpihak kepada rakyat, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melindungi keselamatan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.


Ia juga menekankan bahwa seluruh fasilitas dan sarana prasarana yang digunakan oleh TNI bersumber dari rakyat, sehingga pengabdian kepada masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar ucapan.


Kedatangan saya untuk memberikan semangat dan motivasi bagi seluruh prajurit agar selalu bekerja dengan disiplin, semangat, dan menjunjung tinggi kepentingan rakyat,” ujar Menhan.

 

Kunjungan kerja Menhan RI bersama Gubernur NTB tersebut diakhiri dengan makan bersama seluruh prajurit Brigif TP 31/Perisai Sakti dan Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa sebagai bentuk kebersamaan serta dukungan moril kepada para prajurit yang bertugas di wilayah Dompu.

Pra TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima di Desa Sondo Diawali Pembukaan Jalan Tani


Bima, Reportasebima.com. Santu, (31/1/26) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 1608/Bima sudah berjanan. Di Desa Sondo Kec. Monta Kabupaten Bima di awali dengan pembukaan jalan tani sepanjang 750 meter.

Danramil 1608-07/Monta, Mayor Cke Ade, bersama personel Koramil 1608-07/Monta memulai kegiatan Pembukaan jalan tani sebagai salah satu sasaran fisik utama dalam rangka mendukung akses pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.

Sebagai progres pekerjaan di hari pertama meliputi penimbunan tanah sebanyak 28 damtruk, dengan panjang jalan yang telah dikerjakan mencapai 26 meter, lebar 4 meter, dan capaian hasil kerja sebesar 7 persen. Adapun Kendala yang dihadapi di lapangan adalah cuaca hujan gerimis, namun tidak menghambat semangat personel TNI dalam menyelesaikan kegiatan.

Komandan Kodim 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menyampaikan bahwa pelaksanaan Pra TMMD ini bertujuan untuk mempercepat pekerjaan fisik sebelum TMMD ke-127, sehingga hasilnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

“Pembukaan jalan tani ini sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian warga. Kami berharap melalui TMMD, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat serta mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa,” ujarnya.
Secara umum, kegiatan pembukaan Pra TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima di Desa Sondo berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat. 

Editor : Nasaruddin

M. Ali Staf Desa Sondo di TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima


Bima, Reportasebima.com.
M. Ali menjadi salah satu tokoh penting yang di percaya dlm mengawal Pengerjaan Jalan Tani sepanjang 700 Meter TMMD Ke 127, TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA  Kodim 1608/Bima. 

Saat ini pengerjaan jalan tani di Desa Sondo Kecamatan Monta terus berjalan. Bersama pihak Danramil Monta dan sejumlah personil diterjunkan ke lokasi. M. Ali dengan beberapa tokoh lain di Desa setempat, terus mengambil bagian penting mengawasi dan langsung berada di lokasi kegiatan Jalan Tani. 

Pra TMMD Kodim 1608/Bima sambil menunggu Pembukaan TMMD Ke 127 Tahun 2026 Kodim 1608/Bima di rencanakan 10 Februari 2026, Pengerjaan Jalan Tani di Desa Sondo sudah berjalan seminggu, dan beberapa hari kedepan penimbunan akan memasuki tahap finishing. 

Baru selanjutkan akan di lakukan pengerasan serta di hotmix. M. Ali, mengatakan bahwa Jln tani yg baru di buka hasil kerja program TMMD Kodim 1608/Bima akan menjadi jalur tani yg begitu strategis dan penting dlm mempeudah akses jalan bagi para petani untuk mempermudah evaluasi hasil pertanian. 

Responsif positif masyarakat menunjukan kegiatan Pembukaan Jalan Tani di Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima berjalan sukses, lancar dan aman. Hal ini menunjukan betapa kedekatan TNI dengan masyarakat begitu melekat. 

"TNI Bersama Rakyat dan Rakyat bersama TNI". Dan masuknya berbagai program kegiatan pembangunan, utama sekali jalan tani, semua dapat dinilai membawa dampak bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di Desa Sondo". Ungkap M. Ali, Sabtu, (7/2/26)

Informasi yg di peroleh, kegiatan TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima akan berjalan selama sebulan penuh menyisir di lima desa di Kecamatan Monta. Disamping Desa Sondo sebagai pusat, juga ada beberapa Desa lain, diantaranya Desa Waro, Tolouwi, Tanggabaru dan lainnya. 

TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA Ke 127 KODIM 1608 BIMA TAHUN 2026. 

Penulis, Nasaruddin
Foto/Gamba, Rizal

Pra TMMD Ke 127, Personil Kodim 1608/Bima Bersama Warga Desa Sondo Buka Jalan Tani 750 Meter

BIMA, Reportasebima.com
Program Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 Kodim 1608/Bima resmi dimulai di Desa Sondo, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, dengan sasaran utama pembukaan jalan tani sepanjang 750 meter. Kehadiran personel TNI dalam program ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang secara aktif terlibat dalam kegiatan gotong royong.

Kegiatan Pra TMMD dimulai pada Sabtu (31/1/2026) dan berlangsung sejak pukul 07.30 Wita hingga 17.15 Wita. Pelaksanaan di lapangan dipimpin langsung oleh Danramil 1608-07/Monta, Mayor Cke Ade, bersama personel Koramil 1608-07/Monta.

Pembukaan jalan tani tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-127 yang bertujuan menunjang akses pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Pada hari pertama pelaksanaan, progres pekerjaan meliputi penimbunan tanah sebanyak 28 dam truk, dengan panjang jalan yang telah dikerjakan mencapai 26 meter, lebar 4 meter, dan capaian hasil kerja sekitar 7 persen. Meski dihadapkan pada kondisi cuaca hujan gerimis, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel TNI dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan.
Sejak dimulainya Pra TMMD pada 30 Januari 2026, partisipasi masyarakat Desa Sondo terlihat sangat tinggi. Warga secara sukarela terlibat langsung dalam pengangkutan material, pembersihan lokasi, hingga pengerjaan jalan tani bersama personel Satgas TMMD. Semangat gotong royong ini menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan desa.

Salah seorang warga Desa Sondo, HM. Jafar (65), mengaku sangat bersyukur dengan adanya program TMMD di desanya.  Menurutnya, pembangunan jalan tani merupakan kebutuhan mendesak bagi para petani.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya TMMD ini. Jalan tani yang dibangun sangat penting bagi kami untuk mengangkut hasil pertanian,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1608/Bima selaku Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menjelaskan bahwa pelaksanaan Pra TMMD bertujuan untuk mempercepat pekerjaan fisik sebelum TMMD resmi dibuka.

“Pembukaan jalan tani ini sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian warga. Melalui TMMD, kami ingin menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegasnya.

Ia menambahkan, TMMD bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan.
Hingga saat ini, pelaksanaan Pra TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima di Desa Sondo, Kecamatan Monta, berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat yang terus menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap tahapan kegiatan.

Penulis/Editor : Nasaruddin
Foto/Editing.   : Rizal

Minggu, 25 Januari 2026

Wabup Bima Berikan Arahan Saat Hadiri Wisuda STES

Bima, Reportasebima.com.
Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Harapan Bima Mewisuda 179 Lulusan Program Sarjana Strata Satu (S1) Ekonomi Syari'ah Periode ke III Tahun Akademik 2025/2026, bertempat di Gedung Seni dan Budaya Kota Bima, Sabtu ( 24/01/2026 ). 

Wakil Bupati Bima, dr. Irfan Zubaidy dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Ketua Yayasan, Ketua STES Harapan Bima yang telah mampu menyelenggarakan Proses Wisuda Kampus STES Harapan Bima ini. 

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati secara khusus menyampaikan pesan kepada para wisudawan. "Saya berpesan kepada Wisudawan dan Wisudawati, untuk lebih produktif dalam rangka mengembangkan Ilmu pengetahuan yang hanya mengejar Ijazah atau Gelarnya saja tetapi harus belajar dalam rangka mampu mencari Pekerjaan ". Ungkapnya.

“Kita perlu menyadari bersama bahwa keberhasilan akademik yang diraih hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bekal awal untuk menghadapi tantangan dunia nyata yang semakin kompleks dan dinamis. Para wisudawan akan memasuki dunia yang diwarnai oleh gejolak ekonomi global, serta percepatan perubahan teknologi, termasuk ancaman terhadap keamanan siber yang kian nyata”. Tambahnya. 

Ketua STES Harapan Bima, Drs. Yusuf. S.IP, M.M dalam sambutannya mengatakan bagaimana para Alumni STES Harapan Bima bisa bekerja lebih optimal dalam mengamalkan Ilmu Pengetahuan, dan Almamaternya. Sehingga outputnya bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan kita bersama. 

"Banyak hal yang harus diperjuangkan, satu di antaranya adalah Keseriusan kami untuk menyelenggarakan Misi, Visi dari Tridarma Perguruan Tinggi". tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Kopertis wilayah XIV 
Dr. Muhammad Sai, M.Ag, dalam sambutanya yang di sampaikan secara daring mengatakan, bahwa STES ini berdiri bukan saat ini saja tetapi sudah berdiri sejak lama sebagaimana terdapat dalam surat yang direkomendasikan oleh Kepala Kantor Depag RI beberapa Tahun lalu.

Yayasan ini memiliki dua Kampus Perguruan Tinggi Swasta yaitu STES dan STKIP Harapan Bima. Yayasan Al-Faqih juga memiliki 7 Perguruan Tinggi Swasta diantaranya di Bima ada 2 Kampus, di Lombok ada 4 PTS, dan Satu lagi di Kalimantan. Ini semuanya merupakan bagian dari kerjasama dan partisipasi atas semua pihak, terangnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Yayasan Al-Faqih, Dr. A. Talib, Phd, M.A.,para pimpinan Perguruan Tinggi se - Kabupaten dan Kota Bima, serta Pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. (Rk/Red)

Jumat, 23 Januari 2026

Rangga Iskandar :"Berkah Zakat Tidak Ada Matematika"


BERKAH ZAKAT TIDAK ADA MATEMATIKA

Oleh : Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I, M.Pd ( Kepala Pelaksana Baznas kota Bima )

Kota Bima, Reportasebima.com. 

Zakat berasal dari bentuk kata "zaka" yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Dinamakan zakat, karena di dalamnya terkandung harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan (Fikih Sunnah, Sayyid Sabiq: 5)

Makna "Tumbuh" dari zakat ini merupakan sebab akibat dari prilaku, dengan artian siapa-siapa yang mengeluarkan Zakat di pastikan hartanya akan tumbuh dan berkembang .

Berkah mengeluarkan Zakatpun memiliki dampak langsung pada kehidupan yang penuh keberkahan dan keberkahan tersebut dipastikan tidak memiliki nilai matematika.

Keyakinan membayar Zakat merupakan keyakinan ketaqwaan seorang hamba kepada Rabbnya yang telah memberikan rezeki dan ada hak hamba lain pada rezeki tersebut.

Mengeluarkan zakat merupakan ritual ibadah yang meyakininya ketika kita keluarkan, Allah SWT melihatnya dan kalaupun tidak terlihat yakinlah seakan-akan Allah SWT melihatnya.

Zakat itu harus dengan hati karena keyakinan yang tulus dan ikhlas tidak akan memiskinkan materi kita pada kehidupan duniawi.

Zakat itu baik, baik disalurkan pada lembaga legal pemerintah seperti Baznas yang dimana membayar zakat pada lembaga pemerintah merupakan salah satu bentuk ketaatan kita kepada pemerintah yang jelas-jelas di atur oleh agama.

Zakat itu baik untuk menguatkan kembali saudara-saudara kita yang kurang beruntung.

MARI ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH DI BAZNAS KOTA BIMA

Ad Placement

Movie

Musik

Profil tokoh