Kamis, 18 Juni 2026
Rabu, 17 Juni 2026
Denyut Nadi Masyarakat Sambut Kehadiran Bupati dan Wabup Bima di Wawo
Senin, 15 Juni 2026
Walikota Bima Hadiri Penyaluran Bantuan Z-Kios, UMKM dan Z- RUP BAZNAS Kota Bima

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, menghadiri kegiatan Pendistribusian/Penyaluran Bantuan Z-Kios, UMKM, dan Z-RUP yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima, Senin (15/06/2026), bertempat di Kantor BAZNAS Kota Bima.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bima didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Bima.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Bima dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program zakat produktif yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi mustahik. Sektor usaha mikro dinilai menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat, sehingga perlu mendapat dukungan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, bantuan disalurkan kepada 45 mustahik penerima bantuan UMKM, 35 mustahik penerima Z-RUP, serta 58 mustahik penerima Z-Kios.
Selain itu, BAZNAS juga menyerahkan 19 unit rombong usaha sebagai sarana penunjang bagi para penerima manfaat dalam mengembangkan usahanya.
Pimpinan BAZNAS Kota Bima menyampaikan harapannya agar seluruh bantuan yang diberikan dapat dikelola dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan usaha. Melalui bantuan tersebut, para penerima manfaat diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi serta terhindar dari praktik peminjaman dana kepada rentenir yang kerap membebani masyarakat kecil.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa total nilai bantuan yang disalurkan pada hari ini mencapai hampir Rp500 juta. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidupnya.
"Saya mengapresiasi para muzakki yang telah menunaikan zakatnya untuk membantu para mustahik penerima manfaat. Mari kita percayakan zakat kita kepada BAZNAS agar dapat dikelola secara profesional dan tepat sasaran," ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar menjaga amanah yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, bantuan tersebut akan membawa keberkahan apabila dimanfaatkan secara produktif untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Saya berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha. Jangan sampai kembali bergantung pada rentenir. Walaupun saat ini kita berada dalam masa yang tidak mudah, jika kita terus bersama, saling membantu dan saling menguatkan, insya Allah kita akan mampu melewati berbagai tantangan yang ada," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Bima juga memberikan apresiasi kepada para muzakki yang telah berkontribusi dalam penghimpunan zakat. Salah satunya adalah Ibu Yuliani, seorang penjual ikan keliling yang secara konsisten menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. Dedikasi tersebut menjadi inspirasi bahwa semangat berbagi dan membantu sesama dapat dilakukan oleh siapa saja, sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Melalui program penyaluran zakat produktif ini, Pemerintah Kota Bima bersama BAZNAS berharap dapat terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, menciptakan kemandirian usaha, serta meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.
Senin, 08 Juni 2026
Walikota Lantik PNS dan Pejabat Fungsional Lingkup Pemkot Bima

Kota Bima, Reportasebima.com. Senin, (8/6/26) – Pemerintah Kota Bima menggelar Apel Gabungan yang dirangkaikan dengan Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pejabat Fungsional di lingkup Pemerintah Kota Bima yang dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota Bima. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE dan diikuti oleh Sekretaris Daerah, seluruh Staf Ahli, para Asisten, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, Camat, Lurah, serta seluruh ASN dan Non-ASN lingkup Pemerintah Kota Bima.
Apel gabungan yang menjadi agenda rutin pemerintah daerah ini memiliki makna yang lebih istimewa karena dirangkaikan dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan bagi 118 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 56 orang pejabat fungsional dan naik jenjang 12 orang. Prosesi tersebut merupakan bagian dari upaya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Dalam amanatnya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan hanya sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen moral dan tanggung jawab yang harus dipegang teguh oleh setiap aparatur negara dalam menjalankan tugas dan kewajibannya. ASN dituntut untuk bekerja secara profesional, disiplin, jujur, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Wali Kota juga mengajak seluruh peserta apel agar memahami tantangan penyelenggaraan pemerintahan saat ini yang tidaklah ringan. Pemerintah daerah dituntut untuk bekerja lebih efektif untuk mencapai berbagai target pembangunan dan program prioritas nasional. Tetapi di sisi lain, ruang fiskal semakin terbatas. Oleh karena itu, daerah tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola kerja biasa. Kita harus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dan menggali berbagai sumber pendanaan alternatif untuk mendukung pembangunan daerah.
Saat ini Pemerintah Pusat juga sedang membangun ekosistem kompetisi kinerja antardaerah yang semakin nyata. Berbagai indikator pembangunan dipantau dan dibandingkan secara terbuka, mulai dari pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan, penanganan stunting, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, kualitas pelayanan publik, hingga inovasi daerah.
Daerah-daerah yang mampu menunjukkan capaian terbaik tidak hanya memperoleh penghargaan, tetapi juga berpeluang mendapatkan insentif fiskal dan tambahan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Jelas Wali Kota.
Wali Kota juga menegaskan bahwa kita telah memasuki era baru Pemerintahan Daerah, yaitu era kompetisi. Jika dahulu ukuran keberhasilan hanya sebatas penyerapan anggaran dan pelaksanaan program, maka sekarang ukuran keberhasilan adalah hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Kota Bima harus berani dan mampu bersaing dengan daerah lain dalam menghadirkan pelayanan terbaik dan capaian pembangunan terbaik. Sebab pada era kompetisi seperti sekarang, daerah yang menang bukanlah daerah yang memiliki sumber daya terbesar, tetapi daerah yang memiliki SDM paling kreatif.
Kepada seluruh ASN yang hari ini dilantik dan diambil sumpahnya agar kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan integritas, profesionalisme, disiplin, dan kinerja yang semakin baik. Sebagai aparatur pemerintah, kita dituntut untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas, menjaga integritas serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang, terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri, menjadi teladan dalam kedisiplinan dan etika kerja. Serta mengedepankan inovasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Khusus bagi pejabat fungsional, Wali Kota Bima berharap agar mampu menjadi tenaga profesional yang memberikan kontribusi nyata sesuai bidang keahlian masing-masing. Jabatan fungsional bukan hanya tentang jenjang karier, tetapi juga tentang kualitas pengabdian dan hasil kerja yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Wali Kota juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak ditentukan oleh satu orang atau satu instansi saja, melainkan oleh kerja sama, kolaborasi, dan komitmen seluruh ASN dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.
“Mari jadikan momentum ini sebagai awal untuk meningkatkan semangat pengabdian, memperkuat loyalitas kepada bangsa dan negara, serta memberikan yang terbaik bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.”
Sabtu, 06 Juni 2026
Bupati Bima : "KONI Menjadi Motor Penggerak Prestasi Olah Raga"
Kamis, 04 Juni 2026
BAZNAS Kota Bima Lakukan Pembinaan Kepada Penerima Manfaat Z-RUP - Z-KIOS DAN UMKM
Kota Bima, Reportasebima.com. Kamis, 4 Juni 2026. Baznas Kota Bima kembali memberikan pembinaan kepada calon penerima manfaat Z-RUP, Z-KIOS dan UMKM binaan Baznas kota Bima.
Wakil ketua II Baznas kota Bima Ustadz Sudirman H. Makka mengatakan " bahwa Kegiatan pembinaan ini adalah kegiatan yang luar biasa untuk kebangkitan usaha-usaha Produktif yang ada untuk terus ditingkatkan.
Baznas Kota Bima disamping memiliki Rumah Sehat, juga memberikan kabar gembira, kalau Baznas kota Bima tahun ini sudah memiliki koperasi syariah yang siap beroperasi melayani seluruh masyarakat kota Bima dan penerima bantuan binaan Baznas kota Bima.
H. A. Latif, S.Pd.I Ketua BAZNAS Kota Bima dalam sambutannya, mengingatkan bahwa " Baznas kota Bima tetap konsisten dengan visi dan misi besarnya untuk merubah Mustahik ke Muzaki".
Setelah pembinaan calon penerima manfaat Z-KIOS dan UMKM hari ini akan dilanjutkan dengan pembinaan Z-RUP kemudian bantuan akan di distribusikan pada hari Rabu, 10 Juni 2026 di kantor Baznas kota Bima.
Usaha-usaha kongkrit yang dilaksanakan oleh Baznas kota Bima ini juga merupakan bagian dari mempersempit ruang gerak dari praktek rintenir yang saat ini sudah meraja lela di tengah-tengah masyarakat.