Reportase Bima: berita headline
Tampilkan postingan dengan label berita headline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita headline. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Maret 2021

Ketua DPRD Kota Bima Bersama Warga Sarae Gotong Royong Pembangunan Masjid



Kota Bima, Reportasebima.com.
Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra wirawan, SE dan salah satu anggota DPRD Kota BIMA Dapil setempat, Drs. H. Mustamin BA, dan Rahmat hidayat bersama Lurah Sarae, Oka Budiman, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Badan kemakmuran Masjid (BKM), Pengurus masjid, Tokoh Pemuda, RT dan RW dan komponen warga masyarakat setempat bahu membahu melakukan kerja Bhakti dan gotong royong pengerjaan proses pembangunan MASJID AL MUJAHIDDIN Lewisape Gilipanda Keluragan Sarae Kecamatan RasaNae Barat Kota Bima, Sabtu pagi (20/3/2021).

Kegiatan dirangkaikan dengan Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan, SE yang didampingi dua anggotanya, yaitu masing masing Drs. H. Mustamin dan Rahmat Hidayat.

Kegiatan yang di hadiri ratusan warga dan di dominasi kalangan muda ini terlihat sangat antusias melakukan gotong royong. Apalagi yang menyangkut rumah ibadah. warga dan masyarakat lewisape gilipanda sudah lama mendambakan penting adanya Sarana ibadah yang representatif untuk kegiatan ibadah.

Fungsi masjid bukan saja sebagai pusat kegiatan ritual sholat lima waktu sehari semalam, namun lebih dari itu. Karena masjid adalah wahana kegiatan dakwah, sosial, pendidikan serta pemberdayaan ekonomi berbasis kerakyatan, sekaligus mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat dakwah dan syiar islam yang menumbuhkan simpati, keadaan dan ketentraman bagi lingkungan sekitar. Dan tentunya sebagai tempat dalam memelihara silaturrahmi antar sesama jama,ah dan masyarakat sekitar..

Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, SE yang menyempatkan memberikan pengantar dalam kegiatan tersebut, mengingatkan, bahwa sebagai bentuk sinergitas antara pemerintahan sekarang (eksekutif dan legislatif), pihaknya bersama eksekutif dalam ini Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE di tahun 2021 akan lebih banyak memberikan perhatian dan dukungan kepada sarana ibadah. Tahun ini ada kurang lebih sebanyak 46 masjid dan 10 musholah se kota Bima yang akan mendapat bantuan hibah dan sosial keagamaan dengan total anggaran sebesar Rp. 7,4 Milyar melalui bagian KESRA SETDA Kota Bima.

Dan salah satu masjid yang mendapat bantuan tersebut adalah Masjid AL MUJAHIDDIN lewisape gilipanda, dengan nilai dukungan bantuan awal yang seharus sebesar Rp. 300 juta, namun setelah dikurangi potongan 20% untuk penanganan wabah covid 19, maka realisasinya hanya sebesar Rp. 240 juta."memamg awalnya sudah disetujui sebesar Rp. 300 juta. Namun karena ada pemotongan sebesar 20 persen, sehingga hanya Rp. 240 juta saja yang bisa dibantu. Potongan anggaran tersebut memang dilakukan dari pusat untuk penanganan wabah covi 19". Terangnya.

Lanjutnya, Dae Pawan sapaan akrab Ketua DPRD Kota Bima ini mengingatkan, dengan mengajak seluruh masyarakat kelurahan Sarae, bahwa sumbangsih dan swadaya masyarakat secara bertahap, sangat di butuhkan dalam proses pembangunan masjid ini. Dan tentu pembangunan masjid ini tidak bisa di selesaikan dalam waktu singkat, butuh waktu untuk berproses, namun dengan semangat kegotong royongan dan keihklasan yang dimiliki dalam membangun, maka harus ada target, minimal satu tahun kedepan, pembangunan masjid harus rampung dan sudah bisa di pakai untuk sholat". Harapnya sembar di sambut tepukan tangan meriah dar warga di lokasi kegiatan.

Dia menambahkan, bahwa lewat partai GOLKAR Insha Allah dirinya akan memberikan bantuan sebesar Rp.10.000.000 Secara pribadi, dan juga akan membantu sebanyak 100 zak semen dari pribadinya. Dan mengingatkan bahwa bantuan yang ada bukan bantuan yang pertama dan yang terakhir darinya". Ucapnya.

Sedangkan Duta Partai Bulan Bintang, Drs. H. Mustamin BA yang juga Salah satu anggota legislatif putra asli lewisape gilinda, sekaligus sebagai ketua panitia pembangunan masjid, juga secara pribadi menyumbang lebih kurang sebanyak 250 zak semen disamping itu menyisihkan sebagian rezekinya sebesar Rp. 20 juta ru
untuk pembebasan perluasan halaman masjid sepanjang 20 meter persegi.

Sementara Rahmat Hidayat, Anggota legislatif dari partai Nasdem juga tidak mau kalah ikut ambil bagian dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan menyumbang sejumlah 50 zak semen berikut 12 batang besi yang ukurannya 12 ml.

Di akhir kegiatan, sekretaris Panitia Pembangunan masjid, Muhammad Sidik, S.ST, MS.I, mengaku bangga dan mengapresiasi untuk bantuan dari para dermawan dan donatur serta hamba Allah yang tidak mau di sebut namanya dalam beramal memberikan sbamgsih untuk penyelesaian rumah ibadah.

saat ini kata panitia, bahwa sbamgsih yang sudah masuk, adalah besi, sebanyak 50 lebih batang, terakhir bantuan berupa uang yang terkumpul dari jama,ah masjid lebih kurang sebesar Rp.50 juta rupiah. #


Jumat, 19 Maret 2021

Camat Asakota Secara Resmi Menutup MTQ Tingkat Kelurahan Jatibaru Timur



Kota Bima, Reportasebima.com.
Jum,at, (19/3/2021) MTQ Tingkat Kelurahan Jatibaru Timur Kecamatan Asakota Kota Bima secara resmi ditutup oleh Camat Asakota, Suryadin, SH. 

Turut hadir dalam Kegiatan Penutupan MTQ tersebut, sejumlah unsur muspika, Lurah Jatibaru Timur, Ketua LPM, Pengurus PKK, Karang Taruna, Babinsa, Babinkantibmas dan Ketua Ketua RT maupun RW serta sejumlah tokoh masyarakat, agama juga lapisan masyarakat setempat. 

Tidak ketinggalan dengan Camat Asakota, Suryadin, SH dan juga salah satu anggota DPRD KOTA BIMA Khalid Bin Walid turut menghadiri penutupan acara MTQ. 

Kepala Kelurahan Jatibaru Timur Abdul Karim Salasa, S.Sos,  dalam pengantarnya menyampaikan, ucapan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggara dan sukses MTQ Tingkat Kelurahan Jatibaru Timur. Kendati kegiatan dilaksanakan dengan sederhana, namun antausias warga cukup tinggi. Bahkan jumlah peserta Qori Qoriah juga sangat termotivasi dalam berkompetisi. Hal ini menunjukan bahwa semangat membumikan Alqur,an di wilayah Kelurahan Jatibaru timur khususnya dan Asakota pada umumnya terus mengalami peningkatan. 

Kata Lurah, bahwa Pandemi Covid bukanlah penghalang untuk tidak ambil bagian dalam kegiatan rutin Pemerintah Kota Bima. Dia mengaku bangga dan terharu dari pelaksanaan kegiatan MTQ. dia mengingatkan, bahwa MTQ Tingkat Kelurahan Jatibaru timur tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) selama kegiatan berlangsung.

"Saya cukup bangga dan terharu dari kegiatan MTQ yang ada. Keterlibatan dan partisipasi masyarakat merupakan kesuksesan MTQ yang digelar. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta membantu, baik moril maupun materil". Ucap Abdul Karim.

Sementara Camat Asakota Kota Bima, Suryadin, SH, Mengapresiasi kesuksesan kegiatan MTQ Tingkat Kelurahan Jatibaru Timur yang digelar. Pihaknya berharap, dari arena MTQ yang ada melahirkan Qori dan Qoriah terbaik yang bisa tampil dan membanggakan Kelurahan Jatibaru Timur ditingkat yang lebih tinggi yaitu MTQ Tingkat Kecamatan Asakota dan Kota Bima. "Saya yakin dan percaya, bahwa Qori dan Qoriah dari Kelurahan Jatibaru timur tidak kalah saing dari kelurahan kelurahan lainnya". Cetusnya. 

Sebaliknya, juga yang belum menjadi juara di MTQ Tingkat Kelurahan Jatibaru timur kali ini, agar lebih mengasah lagi kemampuan dalam membaca dan menghafal ayat suci Al Qur,an.  Karena kegagalan saat ini adalah kemenangan yang tertunda. Kegiatan MTQ adalah agenda rutin pemerintah setiap tahunnya. Jadi ruang dan peluang itu masih sangat besar untuk menjadi juara. 
"Tingkatkan terus semangatnya, dan terus belajar dan berlatih. Sebab, tidak ada usaha yang menghianati hasil". Supportnya. 

Diakhir sambutannya, Camat Suryadin, memuji MTQ Tingkat Kelurahan yang ada di Kecamatan Asakota yang berjalan sukses dan lancar, tanpa kendala. Termasuk MTQ Tingkat Kelurahan Jatibaru Timur. Untuk itu pihaknya bersama seluruh jajaran unsur Muspika di Kecamatan Asakota menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya, kepada semua lapisan masyarakat atas partisipasinya dalam menyukseskan agenda kegiatan MTQ. "Saya cukup bangga dan terharu melihat antausias dan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan MTQ. Semoga kedepan jauh lebih baik dan meningkat lagi". Ujarnya. 

Dari informasi yang terendus, kegiatan MTQ, diikuti ratusan peserta, dari golangan tingkat anak anak, remaja dan dewasa. Dan dari semua cabang yang dilombakan, semua diisi oleh peserta.

Kegiatan penutupan juga diumumkan para juara, serta pembagian hadiah. #

Kamis, 18 Maret 2021

Kota Bima Ikuti Seleksi Tahap II Penghargaan Pembangunan Tahun 2021



Kota Bima, Reportasebima.com. Kota Bima Masuk sebagai salah satu daerah nominasi Kota yang terpilih mengikuti tahap penilaian II Penghargaan Pembangunan (PPD) 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dari 17 Kota lainnya di Indonesia. Kamis, 18 Maret 2021 Tim dari Kementerian Perencanaan Pembangunan/Badan Pembangunan Nasional (Kementrian PPN/Bappenas) melaksanakan penilaian tahap kedua yakni presentasi dan wawancara.

Hadir dalam penilaian tahap II tersebut, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE didampingi oleh Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indra Wirawan S. Adm dan Kepala Bappeda Litbang Kota Bima Drs. H. Fakhrunraji, ME yang juga melakukan pemaparan dan presentasi secara virtual yang dilaksanakan di Ruangan Command Centre.

Tujuan dari penilaian presentasi dan wawancara tahap II ini untuk memperoleh informasi dan konfirmasi dari instansi perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) terkait dengan pencapaian, kualitas dan proses penyusunan dokumen RKPD dan inovasi daerah. Pada saat presentasi Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE memaparkan tentang aspek capaian pembangunan, aspek kualitas dokumen RKPD, aspek proses dokumen RKPD dan terakhir aspek inovatif.***

Rabu, 17 Maret 2021

Walikota Bima Tandatangani Berita Acara Serah Terima Bangunan NSD



Kota Bima, Reportasebima.com. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan perumahan dan pemukiman yang layak huni serta mewujudkan komitmen Pemerintah Kota Bima bebas kumuh dan ramah, Pemerintah Kota Bima bersama Balai pelaksana penyediaan Perumahan Nusa Tenggara 1 (BP2P NT 1) menyediakan bangunan rumah khusus New site development ada di Kedo Kelurahan Ule Kecamatan Asakota pada Rabu, 17 Maret 2021.

Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE bersama Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara 1 (BP2P NT 1) Rini Dyah Mawarty melakukan penandatanganan berita acara serah terima pemanfaatan bangunan yang dirangkaikan dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat yang dilaksanakan di Lingkungan rumah khusus New Site Development lingkungan Kedo Kelurahan Ule Kecamatan Asakota.

Hadir pula menyaksikan kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Bima, Ketua TP PKK Kota Bima, Asisten bidang ekonomi dan pembangunan, Staf ahli Walikota, Kepala Satker non vertikal tertentu NTB, Kepala dinas Perkim beserta Jajarannya, Kepala perangkat daerah, Camat Asakota, Lurah Ule, kapolsek Asakota, dan Babinsa/Babinkamtibmas.

Kepala Dinas Perkim Kota Bima Ir. Supawarman menyampaikan pembangunan rumah khusus New Site Development dilaksanakan melalui Program Ditjen penyediaan perumahan SNVT.

Adapun jumlah rumah yang akan dibangun secara bertahap mulai tahun 2018 sudah dibangun sebanyak 90 unit rumah, tahun 2019 sebanyak 50 unit dan 20 unit di tahun 2021. Dengan rencana bangunan yang akan di bangun pada lahan seluas 3,9 Ha yang merupakan bekas lahan karantina hewan sebanyak 218 unit rumah. Namun yang baru terbangun sebanyak 160 unit dan sisanya yang berjumlah 58 unit.

"NSD ini merupakan perumahan khusus yang berbentuk rumah tunggal dan rumah deret dengan tipologi berupa rumah tapak atau rumah panggung serta prasarana, sarana, dan fasilitas umum", tambah Kadis Perkim.

Diakhir laporannya Kepala Dinas Perkim juga menyampaikan calon penghuni NSD yaitu masyarakat yang ada di Kelurahan Jatiwangi, Melayu, Dara, Paruga dan Kelurahan Tanjung yang sudah berkeluarga dan tidak memiliki tempat tinggal sendiri/pada satu rumah terdapat 2 sampai 3 KK.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara 1 (BP2P NT 1) Rini Dyah Mawarty menyampaikan apresiasi dan bahagia karena rumah NSD yang telah dibangun sudah ditempati dan dimanfaatkan. Kalau untuk sisa 58 unit rumah yang belum dibangun akan dibantu lagi ke depannya.

"Terima kasih untuk dinas Perkim yang yang selalu berkoordinasi dengan baik, tingkatkan lagi sharing program antara Pemda, jadi lahan yang digunakan harus clear dan kriterianya harus benar-benar terpenuhi. Semoga dengan adanya rumah NSD ini bisa bermanfaat dan mampu mengurangi kekumuhan di Kota Bima,” harapnya.

Diakhir arahannya Kepala Balai berpesan agar Pemerintah Daerah diharapkan bisa meningkatkan pemeliharaan dan pengelolaannya sehingga penerima manfaat bisa memanfaatkan dengan baik.

Sementara itu, Walikota Bima dalam arahannya menyampaikan pembangunan NSD di Kelurahan Ule ini sebagai salah satu upaya Pemerintah dalam menangani permasalahan perumahan khususnya masalah jumlah kekurangan rumah (Backlog) di Kota Bima.

"Pemerintah Kota Bima juga sangat mensuport dan siap menyediakan lahan apabila ada program bantuan rumah khusus dan program lainnya melalui Dirjen perumahan kementerian PUPR masih sangat dibutuhkan", tambah Walikota.

Sebagai role model bagi pembangunan perumahan lainnya yang ada di Kota Bima Wali Kota Bima mengharapkan agar penataan drainase dan saluran airnya bisa ditata dengan baik dan juga untuk pintu pagar akan di buat dengan bagus sehingga perumahan NSD ini nantinya kelihatan rapi dan indah. Serta untuk penerima manfaat Walikota berpesan agar bisa menjaga rumah beserta fasilitas yang telah di sediakan dengan baik.

“Anggap rumah ini milik pribadi bukan milik pemerintah jadi penerima manfaat bisa menjaga sarana dan fasilitas yang telah tersedia dengan baik serta bisa menanam tanaman yang bisa membuat rumah kelihatan asri dan nyaman,” pesannya. ***

Bupati Bima Minta Petani Jaga Kesuburan So Na,e



Bima, Reportasebima.com.
Doa Dana, dirangkaikan dengan Syukuran atas pelantikan Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima terpilih, diselengarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Ntonggu berlangsung khidmat.

Acara digelar sekitar pukul 13:15 Wita, dipusatkan di So Na’e, Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Rabu 17 Maret 2021.
Selain dihadiri Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri, SE, ikut hadir pada syukuran tersebut anggota DPRD Kabupaten Bima, Daerah Pemilihan VI, Hj Suhartini, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bima. Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Camat Palibelo dan Kades se Kecamatan Palibelo.

Pada momen tersebut juga dilaksanakan do’a bersama untuk keselamatan So Na’e, agar musim tanam tahun ini dapat menuai hasil yang baik.

Bupati Bima, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik terhadap acara do’a syukuran tersebut. Mudah-mudahan yang dihajatkan dan diniatkan akan segera diijabah oleh Allah SWT .

Dalam situasi pandemi covid-19 seperti ini, kata Bupati Umi Dinda, Pemerintah mesti hadir apalagi telah undang oleh Petani, karena dampak yang dirasakan cukup berat.

‘’Kami hadir untuk mensuport. Sektor pertanian menjadi andalan pemerintah juga Negara. Karena potensi lahan persawahan yang luas kita miliki,’’ungkapnya.

Dijelaskan Bupati, sektor Pertanianlah yang masih bisa menjaga kestabilan pertumbuhan ekonomi daerah dan Negara.
Oleh karena itu, kepada Dinas Pertanian dan Tenaga Penyuluh Lapangan dapat memastikan disetiap tahunnya, di lahan yang luas dan subur seperti di So Na e ini, bisa menghasilkan hasil panen yang cukup baik dan terjaga kesuburannya.

Bupati Umi Dinda, berharap agar kesuburan tanah di So Na’e, tetap terjaga sampai sekian tahun kedepan.

‘’Inilah perlunya pendampingan. Kemudian usahakan yang ditanam tidak hanya satu varitas. Tanam juga varites lain agar hasilnya lebih banyak,’’tambah Bupati.

Dijelaskan Bupati Bima dua periode ini, kita harus mempertahankan NTB sebagai lumbung pangan bagi Nusa Tenggara Barat dan Indonesia. Oleh karena itu, kita harus menjaga hasil panen kita di Kabupaten Bima, khususnya di So Na’e, ini.

Kemudian terkait dengan penerima Alat Mesin Pertanian (Alsinta) dari Pemerintah. Menurut Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, bahwa yang berhak menerima traktor adalah para petani yang memiliki tanah pertanian. Tidak diberikan kepada orang-orang yang tidak memiliki tanah.

Kekurangan atau krisis pangan tidak boleh terjadi, karena kita adalah daerah penyanggang di Nusa Tenggara Barat.

Bupati berharap semua elemen terutama para Petani di So Na’e dapat bekerja sama. So Na’e harus menjadi kebanggaan keluarga kita di Desa Ntonggu serta desa-desa lainnya.

Kepada Camat Palibelo dan para Kades, Bupati menghimbau jika kedepannya ada perluasan wilayah pemukiman penduduk tetap melakukan koordinasi dengan Pemerintah di atas. Agar terhindar dari hal-hal yang tentunya, sangat merugikan keluarga di Ntonggu.
Semua unsur harus bisa memastikan, bahwa perluasan pemukiman mungkin tidak mesti sampai ke wilayah So Na’e. (ProKom).#

Pemkot dan Pemkab Bima Bersinergi Bahas Pembentukan PDAM Regional Bima



Kota Bima, Reportasebima.com.
Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE menyambut kedatangan jajaran Balai Sarana dan Permukiman Wilayah NTB, Wakil Bupati Bima dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bima dalam rangka Rapat Koordinasi Pembahasan Pembentukan PDAM Regional Bima. Pertemuan ini pula dirangkaikan dengan serah terima aset Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perdesaan Padat Karya Tahun Ajar 2019-2020 dan presentasi terkait hasil Reviu Dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Kota Bima. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Walikota Bima pada Rabu 17 Maret 2021.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Kota Bima, Kapolresta Bima dan Dandim 1608/Bima. Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi, SE memimpin rapat tersebut dengan agenda membahas terkait Serah Terima Aset SPAM Perdesaan Padat Karya serta pendirian Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) PDAM Regional yang dimana merupakan bentuk kerjasama antara pemerintah Kota Bima dengan pemerintah Kabupaten Bima.

Mengawali rapat tersebut, Ketua Balai Sarana dan Permukiman Wilayah NTB, Ibu Ika Sri Rejeki berharap segala syarat dalam proses pembentukannya dapat dikaji dengan baik serta siap mendukung langkah yang diambil oleh pemerintah. "Kami siap mendukung usulan dari kabupaten maupun Kota Bima ini. Kami mendukung yg terbaik untuk masyarakat. Khususnya untuk air minum", ujar Kepala Balai PPW NTB.

Langkah ini disambut penuh oleh semua pihak terkait, baik dari pihak Kabupaten maupun Kota Bima. Diharapkannya dengan lahirnya Perusahaan Air Daerah ini, mampu menjadi sumber air baku bagi masyarakat juga sebagai bentuk kerjasama dan komitmen pemerintah Kabupaten dan Kota Bima untuk kesejahteraan masyarakat Bima.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Bima, Drs. H. Dahlan M Nur dalam sambutannya dengan semangat menerima secara terbuka langkah positif tersebut. Diharapkannya agar sinergitas dari berbagai pihak bisa terjalin dengan baik, agar kepentingan masyarakat akan kebutuhan air bersih bisa tercapai.

"Semoga kami bisa bersinergi dengan baik, dalam hal pembangunan sumber daya air. Terkait air minum ini adalah prioritas kami. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kita bisa selesaikan kebutuhan air minum untuk masyarakat," pungkas beliau.

Sejalan dengan itu, Wali Kota Bima turut menambahkan tentang pentingnya sebuah pengkajian yang mendasar dan mendetail terkait perencanaan tersebut, mengingat bahwa harapan masyarakat berada dipundak para pemimpin dan pemangku kewajiban. Beliau mengingkan dengan adanya PDAM Regional nantinya, bisa di kelola dengan baik dan tegas, berlandaskan pada regulasi yang mengikat dan hukum yang jelas, terlebih pada pembenahan-pembenahan pada sistem yang dirasa masih perlu perbaikan.

"Yang kita inginkan ke depan, kalau PDAM ini ada, bisa ter set up dalam satu sistem yang baik, sehingga tegas dan berdaya dalam menertibkan dan membangun kepastian", ungkap Wali Kota Bima.

Di akhir arahannya, beliau berharap dan percaya bahwa dengan adanya PDAM Regional ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik di Kabupaten maupun di Kota Bima. Selain itu juga dengan kerjasama yang terjalin bisa menjadi simbol kekuatan pemerintah daerah yang berkomitmen dalam mensejahterakan masyarakat Bima.

"Saya percaya, PDAM kelak akan dikelola dengan profesional karena bersandar pada regulasi yang benar benar baku dan jelas. Dengan koordinasi yang cepat dan Komitmen pemerintah, tentunya akan berdampak positif bagi masyarakat Bima secara luas", tutup Wali Kota Bima. ***

Selasa, 16 Maret 2021

Walikota Bima Upload Perdana Data Layak Anak



Kota Bima, Reportasebima.com. Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima terhadap penilaian Kota Layak Anak Kota Bima, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE secara langsung melakukan upload perdana data Kota Layak Anak (KLA) Kota Bima tahun 2021. Upload data yang dilaksanakan pada Selasa 16 Maret 2021 didampingi pula oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak H. Ahmad S.Sos.

Penginputan data Kota Layak Anak dilakukan di Ruangan Sekretaris Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kota Bima secara bertahap dan tiap kriteria memiliki poin penilaian masing-masing.

Ada lima kriteria dalam penilaian untuk mendapatkan predikat Kota Layak Anak yaitu kelembagaan, hak sipil kebebasan, perlindungan khusus, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan dan pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya.

Beberapa penilaian kategori berdasar skor tingkatan nilai Kota Layak Anak (KLA). 100-500 untuk kategori Pratama, 500 – 800 untuk kategori Madya, 800 – 1000 untuk kategori Nindya, dan 1000 untuk kategori Utama. Sementara lebih dari 1000 sudah sebagai Kota Layak Anak (KLA). Dinas PPPA Kota Bima baru mengikuti kategori Pratama dengan target poin yang dibutuhkan sekitar 100-500 poin. ***

Walikota Bima Terima Laporan Keuangan Secara Virtual



Kota Bima, Reportasebima.com. Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE didampingi Asisten bidang Administrasi Umum Ir. Syamsuddin, Kepala BPKAD Drs. Zainuddin dan Kepala Inspektorat Muhaimin, SE menghadiri sekaligus menerima Laporan keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2020 dari 9 Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan penerimaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun anggaran 2020 secara Video Conference di Aula kantor Walikota Bima pada Selasa 16 Maret 2021.

Laporan keuangan yang dilakukan secara during oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi NTB bersama 9 Kepala daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi NTB. Setiap Kepala Daerah melakukan penandatanganan berita acara Serah Terima, baru dilanjutkan dengan penunjukan hardcopy laporan keuangan oleh masing-masing Kepala Daerah bersama Kepala Perwakilan BPK Provinsi NTB.

Kepala perwakilan BPK Provinsi NTB Hery Purwanto, SE.,MM menyampaikan dalam hal ini menegaskan bahwa BPK pada prinsipnya dalam menjalan tupoksinya lebih pada upaya pembinaan dan pencegahan terhadap penggunaan keuangan negara agar dilakukan secara benar dan mengikuti aturan yang berlaku. Hal ini tentu sebagai upaya agar hal-hal yang tidak diinginkan dalam penggunaan anggaran tidak terjadi.

Diharapkan kepada kepala-kepala Daerah agar tetap menjunjung tinggi integritas, independensi dan profesionalisme, tetap ciptakan kerjasama yang baik dalam pelaksanaan tugas masing-masing sesuai amanat undang-undang dengan menyampaikan dokumen yang diperlukan selama masa pemeriksaan. ***

Lurah Rabadompu Barat Gelar Rapat Dengan Penerima Program PKH



Kota Bima, Reportasebima.com.
Kamis, (16/3/21) Sejumlah penerima Program PKH sejak tahun 2013 Kelurahan Rabadompu Barat Kecamatan Raba Kota Bima mendapat undangan rapat dari Pemerintah Kelurahan setempat.

Puluhan penerima manfaat diundang untuk mendengarkan pengarahan dari Petugas Pendamping PKH Dinas Sosial Kota Bima. Dalam pertemuan tersebut, Disamping dihadiri langsung oleh sejumlah pendamping PKH, juga hadir Lurah Rabadompu Barat, Budi Fahriansyah, S. Sos, Ketua LPM, Yan Uztari Udayana, Babinkantibmas, Babinsa dan Ketua Ketua RT/RW Se Kelurahan Rabadompu Barat.

Koordinator PKH Kota Bima, Husni menyampaikan, bahwa program ini diarahkan untuk warga miskin dan yang betul betul tingkat ekonomi kehidupannya dibawah standar. Betul betul miskin dan layak mendapatkan bantuan.

Kata dia, Program ini sudah berjalan selama delapan tahun, jadi belum pernah di evaluasi kembali nama nama penerima manfaat PKH. Dan sekarang berdasarkan ketentuan aturan yang ada akan diusulkan kembali yang baru. Sedangkan nama nama yang sebelumnya mendapatkan PKH, tidak lagi mendapatkan PKH.

DISAMPING ketentuan yang membatasi, juga penerima PKH sudah banyak yang tingkat kehidupannya telah layak, sehingga diganti dengan yang lain.

Dari puluhan nama penerima PKH di Kelurahan Rabadompu Barat, dua diantaranya dengan kesadaran mengundurkan diri dari penerima manfaat tersebut, yaitu atas nama Yanti RT. 10 RW. 03 dan Zahriah RT. 11 RW. 04. Ungkapnya.

Berdasarkan, liputan langsung reportasebima.com, diperoleh kegiatan di mulai pada pukul 09.00 WITA dan berakhir pukul 12.00 WITA, diawali pengantar dari Lurah Rabadompu Barat, Budi Fahriansyah, baru di paparkan pengarahan soal PKH, usul saran dan diakhiri dengan do,a. #


DPRD Kota Bima Gelar Rapat Paripurna Ke 7 Masa Sidang Ke II Tahun Dinas 2021



Kota Bima, Reportasebima.com.
Selasa, (16/3) DPRD Kota Bima kembali menggelar Rapat Paripurna Ke - 7 Masa Sidang II Tahun Dinas 2021 dengan beberapa agenda, diantaranya, pertama, Penyampaiaan Laporan Komisi Terhadap Hasil Kunjungan Kerja Komisi – komisi DPRD pada Perangkat Daerah dalam Rangka Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun 2020 dan Kedua, Pengambilan Keputusan DPRD tentang Hasil Kunjungan Komisi Ke Satuan Perangkat Daerah Kota Bima.

Hadir dalam Agenda tersebut Unsur Pimpinan dan Segenap Anggota DPRD Kota Bima, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Pemerintah Kota Bima, Forkopimpda Kota Bima, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kota Bima, serta Camat dan Lurah Lingkup Pemerintah Kota Bima dan undangan terkait.

Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Bima. Dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S. Adm dan di dampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bima HJ, ANGGRIANI, SE.

Rapat Mendengarkan Penyampaiaan Laporan Komisi Terhadap hasil Kunjungan Kerja Komisi – komisi DPRD pada Perangkat Daerah dalam Rangka Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun 2020. Dimana serapan anggaran pada tahun 2020. Masing – masing dinas memperhatikan hasil pemantauan dan diskusi komisi DPRD Kota Bima, terhadap realisasi pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 pada masing-masing perangkat daerah yang menjadi bidang koordinasi komisi – komisi DPRD Kota Bima, maka tergambar bahwa tingkat serapan anggaran pada tahun 2020 sangat tinggi, yaitu rata-rata diatas 90 % dari hasil Pemantauan Komisi I DPRD Kota Bima.

Kemudaian hasil Pemantauan Komisi II DPRD Kota Bima berdasarkan data laporan keuangannya rata-rata mencapai 95 % yang artinya realisasi kegiatan pada masing-masing perangkat daerah telah optimal dan hal ini menunjukan bahwa program kegiatan pada masing-masing perangkat daerah berjalan sesuai dengan target Sedangkan untuk Komisi III DPRD Kota Bima melihat bahwa pelaksanaan program kegiatan pada masing - masing perangkat daerah di tahun anggaran 2020 ini secara umum hampir di setiap dinas rata-rata masih melakukan kegiatan perencanaan untuk program-program fisik.

Selain penilaian pemaparan tingkat serapan anggaran dan realisasi pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 pada masing-masing perangkat daerah yang menjadi bidang koordinasi komisi – komisi DPRD Kota Bima juga memberikan catatan terhadap pelaksanaan program kegiatan pada beberapa perangkat daerah sebagai berikut :

Komisi I di Bacakan oleh Anggota DPRD Kota Bima yang Terhormat M. RYAN KUSUMA PERMADI, SH.
1. Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, perlu adanya sebuah sistem birokrasi yang tidak berbelit-belit. Kecepatan dan kesederhanaan dalam pelayanan selalu menjadi tolak ukur efisiensi tata kelola administrasi yang baik.
2. Mengenai kejelasan tukin (tunjangan kinerja) sebagai hak aparatur sipil negara di lingkup pemerintah kota bima, perlu adanya sosialisasi, kejelasan mekanisme reward dan punishman tentang cara kerja pembayaran TPP. 3. Penempatan aparatur di Kecamatan dan Kelurahan harus ASN yang memiliki kompetensi serta kecakapan dalam bekerja dan bila perlu harus sesuai dengan kualifikasi pendidikan terutama dalam hal administrasi pengelolaan keuangan dan kepamong prajaan.

Komisi II di Bacakan oleh Anggota DPRD Kota Bima yang Terhormat GINA ADRIANI. Komisi II DPRD Kota Bima memberikan apreasiasi yang tinggi atas pelaksanaan tugas dan fungsinya, berjalan sesuai dengan target. Disisi lain komisi II DPRD Kota Bima melihat bahwa khusus yang terkait dengan pencapaian target penerimaan pendapatan asli daerah sesuai dengan potensi daerah yang dikelola pada masing-masing perangkat daerah masih dihadapkan dengan beberapa kendala.

Dengan demikian komisi II DPRD Kota Bima mengharapkan kepada semua perangkat daerah yang diberikan tugas dan fungsi untuk mengelola pendapatan asli daerah, agar dapat meminimalisir kendala-kendala yang dihadapi dalam penarikan pendapatan asli daerah melalui penguatan sumberdaya aparatur dan inovasi terhadap sitim penarikan pendapatan asli daerah, sehingga dapat merealisasikan pendapatan asli daerah sesuai dengan target.

Dan Komisi III di Bacakan oleh Anggota DPRD Kota Bima yang Terhormat AMIR SYARIFUDDIN, SH.I. 1. Terkait dengan pelaksanaan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana pada beberapa tempat, agar dalam proses percepatan Komisi III DPRD Kota Bima mendesak satuan perangkat daerah dalam upaya pelaksanaan program kegiatan fisik, untuk dapat terselesaikan pada thatline waktu yang di tetapkan. 2. Guna meningkatkan derajat kehidupan masyarakat, kita seharusnya tidak mengabaikan persoalan-persoalan yang mendasar di daerah kita, seperti mitigasi bencana, persediaan air bersih, kebersihan kota, dll, maka kami Komisi III mengusulkan :

A. Menambah unit mobil tangki dan mantenance sumur pompa air di dinas BPBD, mengingat perkiraan BMKG untuk tahun 2021 ini akan terjadi musim kemarau panjang, sementara wilayah yang kekurangan air bersih semakin meluas yaitu mencapai 20 kelurahan. B. Dalam rangka kelancaran tugas aparatur pada dina lingkungan hidup, Komisi III DPRD Kota Bima meminta agar tidak mengurangi dana operasional petugas di lingkup DLH guna menigkatkan produktifitas dan kualitas mereka dalam bertugas
3. Ditengah kondisi pertumbuhan kita yang sudah ada diangka (-4%) dan angka pengangguran mencapai 4 %, angka ini tercatat sebagai yang tertinggi di NTB, menanggapi hal tersebut kami Komisi III Mengusulkan:
 Bahwa program atau kegiatan kedepanya lebih memprioritaskan pada kegiatan untuk menggali dan memanfaatkan potensi pemasukan daerah. Ada beberapa potensi pendapatan yang bisa menjadi sumber pemasukan daerah seperti perparkiran dan jasa – jasa non pemerintahan untuk di wacanakan di apbd tahun berikutnya, wacana dan potensi ini kemudian mendapatkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan ri sebesar 600 juta untuk mendukung optimalisasi di sektor tersebut, oleh karena itu, Komisi III akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi guna mencapai target yang diharapkan
4. Refocusing anggaran di 6 (enam) dinas yang menjadi mitra atau lintas koordinasi Komisi III DPRD Kota Bima menjadi catatan bagi dinas-dinas tersebut untuk lebih mengedepankan akurasi dalam rangka menyusun program mana yang menjadi prioritas dari sekian banyak program yang direncanakan.

Memasuki tahun kedua pandemi covid 19 ini, kami di Komisi III bisa memahami betapa sulitnya dinas mengejar pencapaian yang ditargetkan. 5. Dalam rangka optimalisasi persampahan pada wialyah Kota Bima dalam hal ini Komisi III DPRD Kota Bima meminta melalui dinas teknis, agar menyediakan tempat pembuangan sampah sementara. Pada wilayah strategis minimal dua kontainer setiap kelurahan. Untuk sampah yang sudah ditempatkan pada tempat pembuangan sementara (TPS) agar segera diangkut ketempat pembuangan akhir sehingga tidak menimbulkan bau busuk yang dirasakan oleh masyarakat sekitar, serta dapat menimbulkan penyakit dan juga diharapkan agar menyediakan mobil siaga sampah.

Dengan harapan apa yang telah sampaikan dapat diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh pihak eksekutif khususnya dinas terkait yang menjadi bidang koordinasi komisi – Komisi yang ada di DPRD Kota Bima untuk dijadikan sebuah motivasi dalam rangka peningkatan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan sosial kemasyarakatan di daerah terutama dalam memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan asli daerah.

Diselah berakhirnya pembacaan oleh perwakilan komisi-komisi DPRD Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S. Adm, Memberikan apreasiasi yang tinggi atas pelaksanaan tugas dan fungsinya berjalan sesuai dengan pencapaian target penerimaan pendapatan asli daerah sesuai dengan potensi daerah yang dikelola pada masing-masing perangkat daerah.

Acara dilanjutkan dengan Pengambilan Keputusan DPRD tentang Hasil Kunjungan Komisi Ke Satuan Perangkat Daerah Kota Bima. Yang dibacakan oleh Kepala Bagian Persidangan dan Perundang – undangan Sekretariat DPRD Kota Bima, Drs. Muhlis.

Sampai di tutupnya acara oleh Ketua DPRD Kota Bima ini, Rapat Paripurna berjalan lancar dan tertib tanpa kendala apapun. (PRdP)

Senin, 15 Maret 2021

Walikota Bima Lantik Julhaidin Sebagai Direktur Perumda dan H. Rimawan Dewan Pengawas



Kota Bima, Reportasebima.com.
Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE melantik dan mengambil sumpah jabatan Dewan Pengawas dan Direktur Perumda Bima Aneka, di Aula Kantor Walikota Bima pada Senin 15 Maret 2021.

Pelantikan ini dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H Mukhtar MH, seluruh jajaran Asisten Pemerintah Kota Bima, serta seluruh Kepala Pimpinan OPD Kota Bima, pimpinan BUMN/BUMD yang ada di Kota Bima.

Dalam acara tersebut secara resmi Julhaidin, SE dilantik sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bima Aneka dan Drs. Ec. H Ahmad Rimawan sebagai Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bima Aneka.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima mengungkapkan harapannya agar dengan dilantik dan disumpahnya pejabat Perumda tersebut mampu memikul tanggung jawab dengan baik dan maksimal sehingga bisa mengembangkan dan memajukan usaha masyarakat kota Bima.

"BUMD ini adalah yang perdana terbentuk di Kota Bima, pemerintah berharap dengan hadirnya Perumda mampu menjadi satu perusahaan yang bisa mendorong geliat ekonomi masyarakat di Kota Bima," harap Wali Kota.

Wali Kota berharap agar peran serta berbagai pihak untuk mendukung BUMD, karena Badan usaha yang berdiri tidak lain adalah milik pemerintah. "Pemerintah harus mensupport karena ini juga milik pemerintah, tidak berjalan sendiri", tambah Wali Kota.

Diakhir sambutannya, diingatkannya bahwa kehadiran BUMD haruslah berlandaskan pada aturan yang telah tercantum. Dengan demikian kegiatan usaha yang diupayakan bisa berjalan sesuai dengan ketentuan dan bisa menghasilkan deviden atau menghasilkan keuntungan baik bagi pemerintah maupun masyarakat.

"Badan usaha harus jelas marginnya, koridornya tidak boleh lari dari akta notaris atau ketentuan. Masukan dari berbagai pihak juga dijadikan pertimbangan sehingga BUMD bisa melaju dengan baik. Ketika BUMD tersebut sudah bisa menghadirkan deviden, berarti usaha tersebut sudah mulai berkembang dan bernafas," tutup Wali Kota. ***

Tiga Daerah Sepakat Bentuk Tim Satgas Rabies




Bima, Reportasebima.com.
Sosialisasi Pembentukan Lembaga dan Kader Siaga Rabies di Daerah Target di Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu, digelar di Aula Rapat Utama, Kantor Bupati Bima, Senin, 15 Maret 2021.

Tiga Daerah sepakat membentuk Satgas Rabies di daerah masing-masing. Sosialisasi tersebut dibuka oleh Asisten III Setda Bima Drs. H Arifudin HMY, mewakili Bupati Bima.

Asisten III, Arifudin, mengatakan untuk mengatasi penyakit rabies ini, semua sektor terkait di masing-masing daerah harus meningkatkan kesiagaan dan kewaspadaan.

‘’Karena, tujuan pembentukan Lembaga dan Kader Siaga Rabies ini, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit rabies,’’ujar Arifudin, dalam sambutan Pembukaannya, mewakili Bupati.

Pemerintah sangat mengapresiasi dan menyambut baik dibentukan Satgas Rabies ini. Dan kita semua harus serius menangani penyakit yang membahayakan ini. Terutama dalam pemberian vaksin.

Asisten Arifudin menjelaskan, saat ini Kabupaten Bima dalam keadaan normal. Mudah – mudahan akan tetap normal sampai kedepannya.
Dikabupaten Bima ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam menangani penyakit rabies. Karena penyakit rabies merupakan penyakit yang sebabkan oleh gigitan anjing gila.

Pada 2019 ada 937 kasus yang mengidap penyakit rabies. Kemudian tahun 2020 turun menjadi 576 kasus. Sejumlah upaya telah dilakukan, terutama penyulusan dan sosialisasi terhadap masyarakat.

‘’Kesadaran masyarakat masih kurang, sehingga menganggap remeh penyakit rabies ini. Sementara kendala pemberantasannya masih terbatasnya anggaran operasional dengan luas wilayah cukup yang besar,’’tambah Asisten.

Sementara itu, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir. Rendra Farid, mengatakan selama ini Kabupaten Bima terbebas dari rabies. Sejak 2019 terdapat 937 kasus rabies, sehingga Kabupaten Bima menjadi salah satu daerah tertular (penyakit rabies).

‘’Banyaknya anjing liar di Kota dan Kabupaten Bima serta Dompu harus ditangani bersama,’’kata Rendra.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, drh. Syamsul Ma’arif, M.Si, via zoom, mengatakan, Rabies harus ditangani bersama. Dinas harus memberikan kesadaran, edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari penyakit rabies.
Kita tetap memberikan informasi dan edukasi yang sehat terhadapat masyarakat.

‘’Itu satu-satunya jalan. Kemudian melibatkan semua stakholder untuk membantu memberikan penyadaran,’’ungkap Syamsul Ma’arif.

Dijelaskan putra kelahiran Bima ini, upaya pencegahan penyakit Rabies ini, juga menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan.

Untuk itu perlu dibentuk Kader dan Satgas Rabies di masing-masing daerah. Penyakit Rabies, 80 persen tertular karena digigit anjing gila dan 20 persen dari gigitan kucing.

‘’Kita harus mengubah perilaku dan kesadaran kita. Makanya kita bentuk para kader untuk menghadapi rabies ini,’’ujar Penanggung jawab Satgas Nasional ini.

Selama ini, kita belum efektif menangani penyakit rabies. Kalau kita bersama-sama menghadapi dan mengendalikan, maka kehidupan kita pasti aman. (ProKom). #

Ad Placement

Movie

Musik

Profil tokoh